Kendari, portal.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, memimpin rapat koordinasi kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem hidrometeorologi di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, Senin (3/11/2025).
Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan menegaskan pentingnya kesiapan seluruh elemen pemerintahan menghadapi potensi bencana akibat perubahan cuaca ekstrem. Ia menyebutkan bahwa kondisi geografis Kota Kendari yang berada di antara pegunungan dan laut membuat daerah ini rentan terhadap bencana banjir, longsor, dan gelombang tinggi.
“Kita harus siap siaga, apalagi intensitas hujan dan cuaca saat ini sulit diprediksi,” ujarnya.
Amir Hasan juga menyampaikan bahwa Wali Kota Kendari saat ini tengah menghadiri kegiatan tingkat internasional di Jakarta dan Singapura, sehingga dirinya mewakili pimpinan dalam mengoordinasikan langkah-langkah kesiapsiagaan daerah. Ia menekankan agar seluruh jajaran camat dan lurah segera menyiapkan tim lapangan dan tidak hanya bekerja di kantor.
“Mulai besok, semua harus turun ke lapangan memastikan wilayah masing-masing terkendali,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sekda menyoroti pentingnya sinergi antar instansi dalam menanggulangi potensi bencana. Ia meminta BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, dan OPD lainnya selalu siaga 24 jam, mengingat puncak musim hujan diprediksi akan terjadi antara November 2025 hingga April 2026.
“Ketika ada laporan darurat, jangan tunda. Kita harus hadir di lokasi secepatnya,” katanya.






