Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026, di Kantor Bappeda Kota Kendari, Selasa (24/2/2026).
Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman dan dihadiri panitia inti kegiatan, yakni Bappeda, DLHK, Dinas Pariwisata, Dinas Kominfo, Sekretariat Daerah, serta Bagian Umum. Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan kesiapan Kendari sebagai tuan rumah forum internasional yang akan menghadirkan pimpinan serta perwakilan pemerintah daerah se-Asia Pasifik.
Kegiatan tersebut merupakan agenda resmi United Cities and Local Governments Asia-Pacific (UCLG ASPAC), organisasi jejaring pemerintah daerah di kawasan Asia Pasifik yang berperan dalam memperkuat kerja sama dan pembangunan berkelanjutan antarkota dan pemerintah daerah.
Dalam rapat, pembahasan difokuskan pada pembagian peran dan tanggung jawab masing-masing perangkat daerah, perincian kebutuhan teknis setiap rangkaian kegiatan, serta penyusunan estimasi anggaran yang terukur dan akuntabel. Seluruh perangkat daerah diminta menyusun rencana kerja rinci sesuai tugas dan fungsi masing-masing, termasuk kesiapan penyambutan tamu, pelaksanaan forum utama, side event, serta agenda pendukung lainnya.
Dilansir dari laman Kendarikota.go.id, Wakil Wali Kota Kendari Sudirman dalam arahannya menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor yang solid dan terstruktur.
“Saya meminta seluruh perangkat daerah yang terlibat untuk bekerja secara maksimal dan memperkuat koordinasi lintas sektor. Setiap tahapan kegiatan harus memiliki penanggung jawab yang jelas dan timeline yang terukur agar pelaksanaan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026 dapat berjalan lancar serta memenuhi standar penyelenggaraan internasional,” tegasnya.
Selain kesiapan teknis, rapat juga menyoroti dukungan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, pelayanan informasi dan publikasi, serta penguatan citra daerah. Aspek kesiapan venue, akomodasi, transportasi, keamanan, hingga protokoler turut menjadi perhatian dalam pembahasan.
Pemerintah Kota Kendari juga menargetkan agar pelaksanaan forum ini mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, khususnya sektor perhotelan, kuliner, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Momentum ini diharapkan tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga berdampak pada promosi potensi daerah serta peningkatan jejaring kerja sama internasional.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting dan Asia Pacific Forum 2026 secara profesional, terkoordinasi, dan berstandar internasional, sekaligus memperkuat posisi Kendari sebagai kota yang siap berkolaborasi di tingkat global.






