#HeadlineKesra

Pengurus FPK Kota Kendari Periode 2023-2028 Resmi Dikukuhkan

×

Pengurus FPK Kota Kendari Periode 2023-2028 Resmi Dikukuhkan

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Kendari periode 2023-2028 resmi dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Asmawa Tosepu, bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari Selasa (24/10/2023).

Usai pengukuhan dilanjutkan sosialisasi dengan mengusung tema “Melalui Pembauran Kebangsaan Kita Ciptakan Kerukunan Masyarakat Kota Kendari Bergerak Menuju Kota Yang Aman, Mandiri, Sejahtera dan Berakhlak Dalam Menyukseskan Pemilu Tahun 2023”.

Kegiatan pengukuhan dan sosialiasi tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Kendari, Camat dan Lurah serta ketua dan anggota FPK Kota Kendari yang berjumlah 49 orang yang merupakan keterwakilan dari semua etnis dan paguyuban yang berada di Kota Kendari.

Mengawali sambutan, Ketua FPK Kota Kendari, Sri Yastin Asrun mengatakan, FPK merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi dan kerja sama antara warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan.

Selain itu, FPK juga adalah lembaga konsultasi tentang keberagaman etnis, suku, agama, adat dan lainnya. Pembauran kebangsaan merupakan tanggung jawab dan wajib dilaksanakan bersama antara pemerintah masyarakat dan seluruh komponen bangsa.

Ia menyampaikan, penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh masyarakat, difasilitasi dan dibina oleh pemerintah daerah, baik provinsi, kabupaten dan kota, kecamatan maupun desa atau kelurahan.

“Fasilitasi dan pembinaan menjadi tugas dan tanggung jawab gubernur, bupati dan walikota, camat serta kepala desa atau lurah,”katanya.

Sehingga, dia berharap kehadiran FPK Kota Kendari bisa membantu dan menjaga kondusifitas di tengah masyarakat yang sangat rentan terhadap konflik sehingga perlu pembauran antar suku, agar fanatisme kesatuan tidak memicu konflik sekecil apapun.

“Persoalan sosial harus segera diselesaikan agar tidak menjadi besar. Masyarakat Kota Kendari adalah masyarakat yang cinta damai saling menghormati satu sama lain dan itu bukan slogan saja tetapi nyata yang kita rasakan saat sekarang ini,”ungkapnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu mengatakan, kehadiran FPK sangat dibutuhkan untuk senantiasa menjaga kondusifitas wilayah di tengah masyarakat yang sangat rentan terhadap potensi konflik.

Selain itu, ia juga meminta kepada jajaran pengurus FPK untuk segera melakukan langkah-langkah taktis di lapangan dengan membentuk forum hingga di tingkat kelurahan, sebagaimana Permendagri nomor 34 tahun 2006 tentang pedoman penyelenggaraan pembauran kebangsaan di daerah.

“Mari kita tingkatkan semangat persatuan dan kesatuan antar sesama warga Kota Kendari dan organisasi-organisasi lainnya, sehingga tercipta situasi yang kondusif dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,”pesannya.

“Tumbuh kembangkan dalam diri kita jiwa nasionalisme dan semangat patriotisme sehingga tugas yang kita laksanakan bukan sebagai suatu beban tapi merupakan kehormatan,”tambah dia.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id