Kendari, portal.id – Pengurus Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menyelenggarakan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) reguler yang dipadu dengan latihan bersama (Gashuku) bertempat di Aula SMA Oikumene Kendari (21-22/6/25).
Latihan gabungan atau penyeragaman tehnik dilakukan pada 21 Juni 2025 kemudian pelaksanaan UKT pada 22 Juni 2025 yang diawali dengan ujian teori, kemudian dilanjutkan dengan ujian praktik.
UKT dan gashuku ini diikuti oleh sebanyak 180 kenshi dari berbagai dojo atau perguruan Shorinji Kempo di Kota Kendari. Seluruh peserta UKT dari berbagai tingkatan yang mengikuti kegiatan itu dinyatakan lulus, yang diakhir kegiatan dilaksanakan prosesi pengukuhan kenaitan tinggat sesuai tradisi Shorinji Kempo.

“Pelaksanaan UKT ini menandai konsistensi pengurus Perkemi Kota Kendari yang secara reguler menjalankan agenda dan program kerja organisasi secara terjadwal. Hal ini memiliki makna strategis yang menunjukkan tata kelola organisasi dilakukan dengan manajemen yang baik,” kata Ketua Perkemi Kota Kendari, La Ode Lawama SH.
Ia menjelaskan, Perkemi Kota Kendari terus melakukan pembinaan para kenshi lewat program latihan gabungan maupun pelaksanaan UKT.
Ia berharap, para kenshi yang dibina oleh dojo-dojo dapat terus berkembang, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

“Program UKT kita lakukan secara terjadwal dan terencana, pelaksakaan UKT ini adalah yang kedua pada tahun 2025. Ini sebagai salah satu alat ukur untuk mengetahui perkembangan kenshi dan juga mengaktifkan pembinaan di dojo-dojo,” ujar anggota DPRD Kota Kendari ini.
Sekretaris Perkemi Kendari, Abdul Salam, dalam kesempatan itu juga menampaikan bahwa dalam waktu dekat Perkemi kendari akan mengirimkan sejumlah atlet untuk mengikuti kejurnas atau turnamen kempo tingkat nasional yang diselenggarakan di Universitas Hasanuddin, Makassar, yakni Kejuaraan Shorinji Kempo Rektor Universitas Hasanuddin (RUC) Cup 2025.
Selain itu, Abdul Salam juga menyampaikan bahwa Perkemi Kendari akan menggelar Kejurda pada medio Agustus mendatang yang akan diikuti 17 kabupaten kota se Sultra. Sehingga diharapkan kepada para atlet untuk bisa mempersiapkann diri mengikuti kejurda tersebut.






