Kendari, portal.id — Program Makan 10.000 UMKM Market Access Accelerator mulai diperkenalkan kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Kendari. Program ini diarahkan untuk membantu UMKM memperkuat kualitas produk sekaligus memperluas akses pemasaran.
Sosialisasi program digelar di Kantor Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (DPKU) Kota Kendari, Senin (28/9/2026).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi PT Bersatu Berkarya Bareng, DPKU Kota Kendari, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kota Kendari, serta para pelaku UMKM.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya pada 25 September 2026 yang membahas peluang kerja sama dan dukungan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan akses pasar serta daya saing produk.
Melalui Market Access Accelerator, pelaku UMKM akan mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai dari kurasi produk, standardisasi, penguatan branding dan kemasan, hingga dukungan pemasaran.
Program tersebut juga menawarkan konsep branding gratis, biaya yang terjangkau, serta pembinaan berkelanjutan bagi pelaku usaha.
Sosialisasi dibuka oleh Kepala DPKU Kota Kendari yang diwakili Kepala Bidang UMKM, Machlil.
Dalam sambutannya, Machlil menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Program Makan 10.000 UMKM Market Access Accelerator oleh Direktur PT Bersatu Berkarya Bareng, Saharia.
Saharia menjelaskan berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM, mulai dari kurasi produk hingga dukungan dalam aspek branding, kemasan, standardisasi dan pemasaran.
Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga bagaimana sebuah produk memiliki identitas yang kuat sehingga lebih mudah dikenali dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah pelaku UMKM menyampaikan pertanyaan terkait mekanisme pelaksanaan program dan bentuk pendampingan yang akan diberikan.
Sesi tersebut sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk memahami lebih jauh peluang yang ditawarkan melalui Market Access Accelerator.
Kegiatan kemudian ditutup oleh Kepala DPKU Kota Kendari, Syarifuddin.
Dalam sambutannya, Syarifuddin berharap para pelaku UMKM di Kota Kendari dapat menyambut positif program tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan usaha dalam jangka panjang.
Ia juga mendorong agar sinergi antara pemerintah, pihak swasta, PLUT dan pelaku UMKM terus diperkuat.
Dengan demikian, program yang dijalankan tidak berhenti pada tahap sosialisasi, tetapi berlanjut melalui pembinaan dan pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Program Makan 10.000 UMKM Market Access Accelerator diharapkan menjadi salah satu ruang kolaborasi untuk membantu pelaku UMKM Kota Kendari meningkatkan kualitas produk, memperkuat branding, serta membuka akses menuju pasar yang lebih luas.






