Kendari, portal.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sultra yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (15/12/2025).
Apel gabungan tersebut diikuti oleh Staf Ahli Gubernur, para Asisten Sekda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Biro, pejabat struktural dan fungsional, serta ribuan ASN dari berbagai instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dalam arahannya, Sekda Sultra menyampaikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh ASN, khususnya terkait pelaksanaan langkah-langkah akhir tahun anggaran 2025 yang telah ditetapkan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara.
Sekda menegaskan bahwa saat ini telah memasuki pertengahan bulan Desember, sehingga seluruh perangkat daerah wajib memedomani langkah-langkah akhir tahun sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pimpinan daerah. Ia menekankan bahwa tidak ada toleransi waktu terhadap batas-batas yang telah ditentukan.
“Hari ini sudah tanggal 15 Desember. Bapak Gubernur telah mengeluarkan langkah-langkah akhir tahun. Oleh karena itu, langkah-langkah ini harus dipedomani dan tidak ada toleransi waktu atas batas waktu yang sudah ditetapkan,” tegas Sekda.
Secara khusus, Sekda Sultra mengingatkan bahwa pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) dan GU terakhir jatuh pada tanggal 23 Desember 2025. Ia meminta seluruh OPD agar tidak lagi mengajukan permohonan perpanjangan waktu dengan alasan-alasan yang tidak jelas.
“Pengajuan SPM dan GU terakhir itu tanggal 23 Desember. Jadi jangan lagi kita meminta toleransi waktu dengan alasan-alasan yang tidak jelas,” ujarnya.
Selain itu, Sekda Sultra juga mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan kewaspadaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menyadari bahwa pada periode tersebut terdapat beberapa hari kerja di mana aktivitas perkantoran tidak berjalan secara normal. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan dokumen perkantoran harus tetap menjadi perhatian utama.
Sekda meminta agar seluruh perangkat daerah memastikan dokumen-dokumen penting tersimpan dengan aman, terutama bagi kantor-kantor yang berada di wilayah rawan genangan air saat curah hujan tinggi.
“Pastikan seluruh dokumen perkantoran aman. Terutama kantor-kantor yang berada di tempat rendah dan berpotensi tergenang saat hujan dengan volume air yang besar. Dokumen harus ditempatkan pada tempat yang aman,” pesannya.
Lebih lanjut, Sekda Sultra juga menginstruksikan agar seluruh kantor mengaktifkan sistem penjagaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat selama masa libur panjang.
Terkait informasi dan kondisi darurat selama periode Nataru, Sekda menyampaikan bahwa masyarakat maupun ASN dapat menghubungi call center yang tersedia di Common Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Menutup arahannya, Sekda Sultra atas nama pimpinan daerah menyampaikan ucapan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh ASN dan masyarakat Sulawesi Tenggara, khususnya umat Kristiani yang merayakan.
“Bagi umat Kristiani yang merayakan Natal dan Tahun Baru, atas nama pimpinan kami mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru. Semoga Natal dan Tahun Baru pada tahun ini memberikan berkah bagi kita semua,” tutupnya.
Apel gabungan ini menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta tanggung jawab seluruh ASN dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik hingga akhir tahun 2025.






