Kendari, portal.id — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., MA, menekankan pentingnya transformasi budaya kerja dan penghematan energi dalam Apel Pagi yang rutin dilaksanakan pada setiap Senin pagi di lingkungan Kanwil Kemenag Sultra. Senin, 13 April 2026.
Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong transformasi budaya kerja dan kebijakan penghematan energi sebagai respons terhadap dinamika global, termasuk dampak konflik antarnegara yang berpengaruh terhadap stabilitas energi dunia.
“Transformasi ini merupakan respon atas fenomena global yang berdampak langsung terhadap kondisi nasional, termasuk ketersediaan dan pengelolaan energi,” ujar H. Mansur.
Ia menjelaskan bahwa salah satu implementasi kebijakan tersebut adalah pengaturan pola kerja, termasuk pelaksanaan kerja dari rumah pada hari tertentu serta penekanan efisiensi penggunaan energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM).
Kakanwil menegaskan bahwa penggunaan kendaraan dinas harus lebih dikendalikan dan hanya digunakan untuk kepentingan kedinasan. Ia juga mengingatkan agar kendaraan dinas tidak digunakan untuk kepentingan pribadi maupun aktivitas di luar tugas kantor.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penghematan energi dengan mengurangi penggunaan kendaraan roda empat dan beralih ke kendaraan roda dua atau moda transportasi yang lebih hemat BBM.
Ia bahkan mendorong adanya gerakan bersama, seperti penggunaan kendaraan roda dua atau sepeda pada hari tertentu, disetiap hari Kamis, sebagai bentuk kepedulian terhadap efisiensi energi sekaligus menjaga kesehatan.
Selain itu, Mansur juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang bermakna, yaitu bekerja dengan kesadaran, keikhlasan, dan tanggung jawab, bukan semata-mata karena pengawasan pimpinan.
“Budaya kerja yang bermakna adalah ketika kita bekerja bukan karena diawasi, tetapi karena kesadaran dan keikhlasan untuk memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya.
Dalam rangka memperkuat hal tersebut, ia meminta seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi kinerja secara berkala, khususnya capaian kerja selama tiga bulan terakhir, guna meningkatkan kualitas layanan ke depan.
Di akhir arahannya, Kakanwil juga mengingatkan agar seluruh ASN tetap menjaga dan melestarikan budaya positif yang telah berjalan di lingkungan kantor, seperti kegiatan zikir pagi setiap hari Rabu sebagai bagian dari pembinaan spiritual.
“Budaya baik yang telah diwariskan oleh pimpinan sebelumnya harus terus kita jaga sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan,” tutupnya.






