Yogyakarta, portal.id – Pemerintah Kota Kendari melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Kota Kendari mengikuti kegiatan Capacity Building Protokoler dan Digitalisasi Pariwisata Bersama Perbankan yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sultra.
Kegiatan yang berlangsung pada 16–19 Oktober 2025 di Kota Yogyakarta ini diikuti oleh protokol pemerintah daerah, protokol Forkopimda, serta protokol perbankan di Sulawesi Tenggara. Pemerintah Kota Kendari diwakili oleh Kabag Prokopim Setda Kota Kendari, Azhar Raona, S.STP., M.Si, dan Kasubag Komunikasi Pimpinan.
Selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber berkompeten di bidang keprotokolan dan digitalisasi. Pemateri pertama, Kepala Istana Kepresidenan Yogyakarta (Gedung Agung), Deny Mulyana, menyampaikan materi bertema Manajemen Keprotokolan Era Baru, yang menekankan pentingnya ketepatan, koordinasi, serta citra kelembagaan dalam setiap kegiatan resmi pemerintahan.
Pemateri kedua, Saka Kurniawan dari Kantor Pusat Bank Indonesia, memaparkan materi tentang kebijakan Bank Indonesia dan strategi mendorong digitalisasi sistem pembayaran daerah sebagai upaya mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata berbasis digital.
Selain sesi kelas, peserta juga mengikuti kegiatan team bonding di kawasan Borobudur, Magelang, serta berbagi success story pengembangan pariwisata digital melalui kunjungan ke Balkondes Karangrejo.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jejaring antarprotokol pemerintah daerah, protokol Forkopimda, dan perbankan, serta meningkatkan kompetensi dalam pelaksanaan tugas-tugas keprotokolan yang efektif, tertib, dan profesional.
Kabag Prokopim Setda Kota Kendari, Azhar Raona, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran dan sinergi antarprotokol di Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan baru tentang manajemen keprotokolan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat koordinasi dan jejaring antarprotokol di daerah. Selain itu, materi tentang digitalisasi pariwisata juga relevan dengan upaya Pemkot Kendari dalam mendorong transformasi layanan berbasis digital,” ujar Azhar Raona.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan keprotokolan di lingkungan Pemerintah Kota Kendari semakin profesional dan mampu mendukung citra positif pemerintah daerah dalam setiap kegiatan resmi.






