#HeadlineFokus RedaksiKesraSulawesi Tenggara

Rangkaian Peringatan Hari Santri, Kanwil Kemenag Sultra Gelar CKG di Ponpes Darul Mukhlisin

×

Rangkaian Peringatan Hari Santri, Kanwil Kemenag Sultra Gelar CKG di Ponpes Darul Mukhlisin

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Dalam rangka memperingati Hari Santri yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Klinik Pratama Amal Bhakti Kanwil Kemenag Sultra bekerjasama dengan Puskesmas Mekar Kota Kendari, menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pondok Pesantren Darul Mukhlisin, Senin (20/10/2025).

Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh yang hadir memantau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis tersebut mengatakan, bahwa Cek Kesehatan Gratis bagi santri meliputi beberapa aspek penting yang menyentuh sisi kesehatan, pendidikan, sosial, dan spiritual.

“CKG ini dilakukan guna mendeteksi dini masalah kesehatan. Cek kesehatan membantu menemukan gejala penyakit sejak awal, seperti anemia, infeksi, masalah penglihatan, gizi buruk, atau penyakit kulit yang umum di lingkungan pondok pesantren,” ungkap Saleh.

Selain itu, lanjut Saleh, CKG dapat meningkatkan kesejahteraan santri. Sebab, dengan tubuh yang sehat, santri dapat belajar, menghafal, dan beribadah dengan lebih fokus dan optimal. Ini mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih produktif dan nyaman.

Hal ini juga dilakukan, untuk mengedukasi pola hidup sehat di lingkungan pesantren. Pentingnya kebersihan, gizi, dan pencegahan penyakit. Santri diajak mengenal pentingnya mencuci tangan, makan bergizi, dan menjaga lingkungan.

Saleh menyebut, CKG dilakukan dalam rangka pencegahan penularan penyakit menular. Hal ini dikarenakan pesantren adalah tempat tinggal komunal, sehingga pemeriksaan berkala membantu mencegah wabah penyakit seperti TBC, flu, dan infeksi kulit yang mudah menular di lingkungan padat.

“Ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan dari pemerintah dan lembaga kesehatan, dalam mewujudkan pesantren sehat. Menjadikan pesantren sebagai tempat yang sehat fisik dan mental,” ujar Saleh.

Saleh berharap, CKG bisa membantu meringankan beban ekonomi santri. Sebab menurutnya, tidak semua santri atau keluarganya mampu membayar biaya pemeriksaan rutin. Sehingga, pogram ini membantu keluarga yang kurang mampu tanpa membebani mereka secara finansial.

“Melalui CKG ini, mari kita bangun kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini membuka ruang kolaborasi antara pesantren, dinas kesehatan, puskesmas, relawan medis, dan lembaga sosial dalam mendukung kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil CKG yang dilakukan terhadap santri Ponpes Darul Mukhlisin, diketahui bahwa tidak ditemukan gejala penyakit berbahaya ataupun menular lainnya, kebanyakan yang dikeluhkan hanya gejala gatal-gatal.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id