Wakili Gubernur Sultra, Asisten I Resmi Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M di Kendari

×

Wakili Gubernur Sultra, Asisten I Resmi Lepas Jemaah Calon Haji 1447 H/2026 M di Kendari

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili Asisten I Setda Sultra Pahri Yamsul secara resmi melepas Jamaah Calon Haji Provinsi Sultra Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom K.H. Baedawi, Asrama Haji Kota Kendari, Selasa (5/5/2026).

Acara pelepasan ini dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah, unsur Kementerian Haji dan Umrah, serta para calon jamaah haji yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.

Dalam sambutannya, Pahri Yamsul menyampaikan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Muslim yang mampu secara fisik, mental, maupun finansial.

Ia menegaskan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji tahun ini merupakan anugerah besar, mengingat panjangnya antrean keberangkatan yang mencapai sekitar 26 tahun.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya selama berada di Tanah Suci. Perbanyak ibadah, zikir, doa, serta jadikan momentum haji sebagai sarana introspeksi diri untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujar Pahri Yamsul.

Ia juga menekankan pentingnya meraih predikat haji mabrur yang tercermin dari peningkatan hubungan dengan Allah (hablum minallah) serta hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas), melalui akhlak yang baik, sikap tolong-menolong, dan kepedulian sosial.

Selain itu, pemerintah menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan haji yang inklusif, khususnya bagi jamaah lanjut usia, penyandang disabilitas, dan perempuan. Petugas haji diharapkan mampu memberikan pelayanan yang ramah, sabar, dan penuh tanggung jawab dengan mengedepankan nilai kemanusiaan dan empati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Muhammad Lalang Jaya, S.Pd., M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jamaah haji Sulawesi Tenggara tahun 2026 sebanyak 2.064 orang, setelah melalui penyesuaian kuota dan mutasi.

Pembagian kelompok terbang (kloter) terdiri dari lima kloter utuh dan dua kloter gabungan. Jamaah tertua tercatat atas nama Ibu Zubaidah (95 tahun) asal Kota Kendari, sedangkan jamaah termuda adalah Siti Nurul Asiah (15 tahun), juga berasal dari Kota Kendari.

Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada seluruh jamaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi aturan dan arahan petugas, menjaga kebersamaan, serta menjaga nama baik daerah dan bangsa selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id