#Advetorial

Wali Kota Kendari: Literasi Menjadi Dasar Kota Maju dan SDM Unggul

×

Wali Kota Kendari: Literasi Menjadi Dasar Kota Maju dan SDM Unggul

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari menyampaikan pentingnya literasi untuk pembangunan sumber daya manusia.
Wali Kota Kendari menyampaikan pentingnya literasi untuk pembangunan sumber daya manusia.

Kendari, Portal.id – Pemerintah Kota Kendari fokus pada penguatan sumber daya manusia dengan memperkuat budaya literasi. Hal ini diterapkan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi untuk Pustakawan, Guru, dan Pegiat Literasi di Kota Kendari. Acara ini dibuka pada Selasa (21/7/2026) oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari.

Berlangsung selama tiga hari, 21 hingga 23 Juli 2026, acara ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai profesi, termasuk pustakawan, pengelola perpustakaan, guru, dan pegiat literasi. Bimtek ini bertujuan meningkatkan keahlian mereka dalam mengelola, memilih, dan menyebarkan informasi secara kritis dan bertanggung jawab.

Acara tersebut turut dihadiri Bunda Literasi Kota Kendari, Ny. Shintya Putri Anawula Sudirman, serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, Rukmana, S.Sos., M. Mereka juga mengundang narasumber seperti Dr. Nasrullah, S.IP., M.IP., dari Universitas Islam Negeri Makassar yang juga menjadi Sekretaris Umum Ikatan Pustakawan Sulawesi Selatan, dan Suryani Eka Panca, S.S., dari media setempat.

Wali Kota Kendari dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan yang berfokus pada infrastruktur harus diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia juga menyatakan bahwa perpustakaan memiliki peran penting dalam menciptakan masyarakat yang paham dan adaptif terhadap perubahan.

Wali Kota menegaskan, “Pengetahuan menjadi modal utama di era saat ini. Literasi dan budaya membaca adalah pintu menuju pengetahuan. Pembelajaran adalah esensi dari setiap pencapaian,” ujar Wali Kota.

Wali Kota juga menyatakan pentingnya literasi bagi setiap individu, termasuk mereka yang memegang kebijakan dan juga masyarakat umum, dalam pelaksanaan tugasnya.

“Tidak mungkin menjalankan tugas sebagai pegawai negeri atau profesi lainnya tanpa pengetahuan yang memadai. Perpustakaan harus menjadi pusat belajar yang dinamis bagi masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota berharap dari kegiatan ini lahir para pegiat literasi yang memahami pentingnya informasi dan mampu mengedukasi masyarakat agar menumbuhkan kebiasaan membaca dan berpikir kritis di Kendari.

Rukmana, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari, menuturkan bahwa Bimtek ini bertujuan memperkuat kompetensi pustakawan sebagai pengelola informasi, guru sebagai fasilitator pembelajaran berbasis literasi, dan pegiat literasi sebagai agen perubahan.

Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat kolaborasi lintas profesi dalam menciptakan ekosistem literasi berkelanjutan seiring perkembangan teknologi informasi.

Mengusung tema “Literasi Kuat, Masyarakat Cerdas, Kendari Semakin Maju”, peserta akan mempelajari dasar-dasar literasi informasi, identifikasi kebutuhan informasi, teknik penelusuran informasi, dan penggunaan berbagai sumber informasi, serta analisis dan sintesis informasi.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap dapat meningkatkan kualitas literasi masyarakat. Dengan demikian, generasi mendatang diharapkan lebih cerdas, fleksibel, dan siap menavigasi tantangan era digital, mendukung visi Kendari sebagai kota yang maju.

(Adv)

Editor : Ijal

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id