Kendari, Portal.id – Siska Karina Imran, SKM., Wali Kota Kendari, telah memulai peletakan batu pertama untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kelurahan Puday pada hari Senin, 20 Juli 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari prioritas nasional yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk meningkatkan kawasan pesisir agar lebih modern dan produktif.

Proyek ini merupakan langkah strategis untuk mencapai Asta Cita Presiden yang berfokus pada kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Wali Kota menegaskan bahwa Kendari memiliki potensi besar di sektor kelautan dan perikanan, dengan banyaknya kawasan kelurahan yang berada di pesisir. Hal ini menjadi pendorong untuk meningkatkan pembangunan yang fokus pada kesejahteraan nelayan.

Siska menekankan bahwa sektor kelautan menjadi motor penggerak ekonomi utama di kota pesisir seperti Kendari. Oleh karena itu, pembangunan KNMP dianggap sebagai cara untuk menjadikan kawasan pesisir lebih produktif dan berkelanjutan.

Empat lokasi KNMP telah direncanakan, dan setelah melalui proses verifikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan, tiga lokasi yakni Puday, Sambuli, dan Tondonggeu dipilih untuk pembangunan tahap awal. Ketiga lokasi ini dikenal sebagai kawasan nelayan dengan penggunaan alat tangkap seperti bubu, purse seine, sero, pancing cumi, dan rawai.

Inisiatif ini dirancang untuk memberikan manfaat ke 1.139 keluarga nelayan, dengan distribusi 425 keluarga di Puday, 452 di Sambuli, dan 262 di Tondonggeu. KNMP akan didukung oleh fasilitas seperti tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, serta infrastruktur pendukung lainnya termasuk kios perbekalan dan tangki air bersih, bahkan hingga kepada fasilitas pengolahan air limbah dan pabrik es untuk menunjang produktivitas perikanan.

Pemerintah berharap bahwa peningkatan infrastruktur dan ekosistem ekonomi pesisir ini akan meningkatkan kapasitas nelayan melalui peningkatan efisiensi rantai pasok, kemudahan akses permodalan, serta pasar hasil perikanan yang memiliki perkembangan yang positif. Wali Kota Kendari menyatakan komitmennya untuk bermitra dengan berbagai pihak guna membangun kawasan ini menjadi pusat ekonomi pesisir yang kompetitif. Siska juga menghimbau masyarakat nelayan untuk memelihara fasilitas yang tersedia agar tetap bermanfaat.
“Kami berharap pembangunan ini menjadi permulaan dalam mewujudkan kawasan pesisir Kota Kendari yang maju, produktif, dan berdaya saing, serta menyokong cita-cita Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Siska.
Dalam rangkaian penutupan sambutannya, Siska menyampaikan penghargaan kepada pemerintah pusat dan semua pihak yang telah berperan dalam memungkinkan KNMP terwujud di Kendari. Kolaborasi erat diantara pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan kesuksesan program ini untuk kesejahteraan nelayan.
(Adv)
Editor : Ijal












