Portal.id, KENDARI – STIE 66 Kendari menggelar International Conference on Economic Management Business Accounting Entrepreneurship and Scientific (ICEMBAES) 2025 bertema “Sustainable Economic and Business Development Strategies in the Digital Economics”, Sabtu (22/11/2025). Kegiatan berlangsung di kampus STIE 66 serta disiarkan secara daring melalui Zoom.
Konferensi ini menghadirkan tujuh keynote speaker dari enam negara, melibatkan 133 presenter, dan diikuti lebih dari 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, China, Thailand, Malaysia, Uzbekistan, dan Pakistan.
Acara dibuka Ketua Yayasan Pembina Pendidikan 66 Bumi Kendari, Ichsanuddin Akbar, yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum akademik berlevel internasional tersebut sebagai bagian dari penguatan reputasi kampus.
Ketua STIE 66 Kendari, Abdul Azis Muthalib, menyebut konferensi ini sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas akademik dan internasionalisasi institusi.
“Ini merupakan kegiatan konferensi internasional yang menghadirkan pemateri dari enam negara, yaitu Uzbekistan, Thailand, Pakistan, China, Malaysia, dan Indonesia. Antusias peserta dan presenter yang luar biasa menunjukkan bahwa STIE 66 Kendari memiliki kapasitas dan komitmen kuat untuk bersaing ditingkat global,” ungkap Azis.
Ia menegaskan ICEMBAES 2025 memiliki nilai penting bagi pengembangan kampus.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan akreditasi STIE 66 Kendari sehingga bisa mencapai akreditasi unggul. Untuk unggul, kita harus berorientasi internasional, dan kegiatan ini adalah momen penting untuk meningkatkan kompetensi secara global,” tegasnya.
Ketua panitia sekaligus Wakil Ketua Bidang SDM, Keuangan, dan Kerja Sama STIE 66 Kendari, Abdul Razak, mengatakan konferensi menjadi ruang akademik untuk memperkuat riset dan publikasi internasional.
“Peserta yang terdaftar lebih dari 300 orang, dengan 133 presenter, dan tujuh keynote speaker dari enam negara. International conference ini menunjang kegiatan internasionalisasi kampus, baik dalam pendidikan maupun penelitian,” jelas Razak.
Ia menambahkan kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi sivitas akademika. “Melalui kegiatan ini, dosen mendapatkan kesempatan memperoleh nilai kredit karya ilmiah, sertifikat presenter, dan pengakuan akademik bertaraf internasional,” tutupnya.
ICEMBAES 2025 menandai dorongan STIE 66 Kendari untuk memperkuat kolaborasi riset internasional dan kontribusi akademik dalam pengembangan strategi ekonomi dan bisnis berkelanjutan di era ekonomi digital.






