Portal.id, KENDARI – Tiga regulator utama sektor keuangan Indonesia bersinergi menggelar pelatihan intensif bagi ratusan mahasiswa di Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (15/6/2026). Langkah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Wilayah III Sulampua, dan Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sultra ini bertujuan mengikis celah kerugian investasi di kalangan akademisi.
Dalam pelatihan tersebut, para mahasiswa yang sebagian besar tergabung dalam Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) diberikan pemahaman komprehensif. Materi yang dibagikan mencakup manajemen risiko investasi, fungsi penjaminan simpanan perbankan oleh LPS, hingga pengenalan saluran pengaduan resmi konsumen.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menegaskan kolaborasi lintas lembaga ini penting agar masyarakat memahami batasan aman dalam memanfaatkan inovasi keuangan modern.
“Peningkatan literasi keuangan digital menjadi sangat penting agar mahasiswa mampu memanfaatkan layanan keuangan secara cerdas, aman, dan bertanggung jawab serta menjadi duta literasi keuangan di lingkungan keluarga, kampus, maupun masyarakat,” jelas Bismi dalam siaran pers OJK Sultra, Senin (22/6).
Melalui keterlibatan aktif LPS dan BEI, mahasiswa diharapkan dapat membedakan antara skema investasi yang benar-benar memberikan imbal hasil logis dengan skema bodong yang merugikan.












