Portal.id, KENDARI – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan (BPJS) Ketenagakerjaan Sultra.
Penandatanganan MoU kedua pihak berlangsung di sela-sela pelantikan DPW APPSI Sultra periode 2026 – 2031, Selasa (11/8/2026).
Nota kesepahaman itu ditandatangani oleh Ketua DPW APPSI Sultra, Abdul Muis ST dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sultra, Luky Julianto dan disaksikan oleh Wakil Gubernur Sultra, Hugua dan Ketua Harian DPN APPSI, Don Muzakir.
Kerja sama strategis ini menegaskan pentingnya jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi para pedagang pasar yang setiap hari berhadapan dengan risiko kerja, mulai dari kecelakaan saat bongkar muat, kebakaran lapak, hingga gangguan kesehatan.
Don Muzakir, mengatakan, pedagang pasar merupakan penggerak utama ekonomi kerakyatan. Karena itu negara wajib hadir memberikan rasa aman.
“Pedagang pasar adalah garda terdepan ekonomi rakyat. Memberikan jaminan perlindungan sosial adalah bentuk penghargaan negara kepada mereka. Dengan adanya Jamsostek, pedagang bisa berjualan dengan tenang, fokus, dan produktif. Ini juga mendukung ketahanan ekonomi daerah,” ujar Muzakir.
Sementara itu Abdul Muis ST, menyebut MoU ini menjadi langkah awal penting bagi pedagang di Sultra.
“Selama ini pedagang pasar bekerja dengan risiko tinggi tapi belum punya jaminan. Ke depan kami akan dorong seluruh anggota dan pengurus DPW, DPD hingga tingkat pasar untuk mendaftar di program BPJS Ketenagakerjaan. Tujuannya satu, agar pedagang Sultra sejahtera dan terlindungi,” tegas Abdul.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sultra, Luky Julianto, menyampaikan pihaknya akan mengoptimalkan edukasi dan sosialisasi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) hingga ke tingkat pasar.
“Pedagang pasar bisa masuk dalam program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Iurannya sangat ringan dan manfaatnya besar. Harapannya dengan perlindungan ini, para pedagang dapat bekerja dengan aman dan nyaman sehingga roda ekonomi di pasar-pasar Sultra makin kuat,” tutur Luky.












