Buton Utara, portal.id – Pemerintah Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), memaksimalkan program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) guna mencegan stunting di daerah itu dengan cara melakukan inovasi dan kreasi menu sehat bergisi untuk bali dan balita.
Kabid Dalduk Dinas PPKB Kabupaten Buton Utara, Eka Fitriyawati Ladjiru, S. Kep, Ns, M.Kep, di Buton Utara, Selasa (18/7/23) mengatakan bahwa Program DASHAT merupakan inovasi dan program yang dilaksanakan sejak tahun 2022 oleh BKKBN melalui kerjasama berbagai pihak guna menurunkan angka stunting.
“Pencegahan stunting perlu dilakukan sejak dari usia kandungan 0 bulan atau 1000 HPK. Tidak hanya dimulai dari Ibu Hamil, pasca salin, baduta dan balita, tapi dimulai sejak usia remaja dan catin (calon pengantin) untuk diberikan edukasi persiapan kehamilan agar terhindar dari resiko stunting” jelasnya.
Sementara itu, Sinta Anriani Gani, yang merupakan Technical Assistent (TA) Satgas Stunting Kabupaten Buton Utara, menyampaikan Program ini mendapat dukungan yang sangat baik dari pemerintah maupun masyarakat , diharapkan agar kedepannya sasaran dalam program ini bisa membiasakan dalam mengelolah dan mengkonsumsi makanan sehat, bergizi dengan sumber pangan Lokal yang murah namun bergizi.
Disebutkan, menu Kreasi DASHAT Makanan Pendamping ASI Bubur Telur Ayam dan Cemilan Sehat Barongko menjadi Inovasi Penurunan Stunting di Rantegola Buton Utara.
“Inovasi dan kreasi menu sehat bergizi untuk bayi dan balita dalam rangka Pencegahan dan Penurunan Stunting di Buton Utara digalakkan oleh Tim DASHAT Kampung KB Rantegola Kecamatan Bonegunu. Kegiatan yang ditujukan untuk pemenuhan gizi seimbang guna pencegahan stunting sejak dini,” pungkasnya.
Kepala Desa Rantegola, Safiruddin, menyambut baik Kerjasama antara BKKBN melalui Kantor Desa Rantegola untuk berkomitmen mendukung program pemerintah dalam upaya penurunan angka stunting yang ada di kecamatan Bonegunu.
“Pelaksanaan kegiatan DASHAT ini sebenarnya kami lakukan tidak hanya untuk menampilkan inovasi baru melalui menu-menu kreatif dari tim DASHAT saja, akan tetapi kami juga berkomitmen mendukung program pemerintah agar di Kabupaten Buton Utara khususnya di Rantegola tidak ada anak yang mengalami stunting. Untuk itu perlu kita berikan menu sehat bergizi seperti ini agar dapat dikonsumsi masyarakat agar gizinya terpenuhi” ujar Safiruddin.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Rantegola, PKK, dan Puskesmas Soloy Agung, sarsaran Ibu yang mempunyai balita, kader Dashat dan Tim Pendamping Keluarga (TPK).Pemkab Konawe Godok Rp208 Miliar Anggaran Usulan Pilkada.






