Di IAIN Kendari, Rektor Orang Pertama Jalani Vaksinasi

  • Bagikan
IAINnbsp» Portalid
Ilustrasi.

Kendari, Portal.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bekerja sama dengan Dinas Kesehatan kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melaksanakan vaksninasi COVID-19 tahap I bagi seluruh pegawai dan dosen IAIN Kendari.

“Vaksinasi ini dilaksanakan selama empat hari, 5-8 Mei 2021 di auditorium dengan jumlah peserta vaksin sebanyak 308 orang,” kata Rektor IAIN Kendari, Prof Dr Faizah Binti Awad, di Kendari, Minggu.

Rektor IAIN Kendari memberi apresiasi kepada seluruh peserta vaksinasi karena telah bersedia untuk mensukseskan program pemerintah dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

“Vaksinasi ini kita lakukan sebagai salah satu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan sebagai wujud kesungguhan kita dalam mendukung  program vaksinasi nasional” kata rektor.

Baca Juga:  Pemantauan Hilal di Sultra, Kemenag Gunakan Teleskop Astronomi IAIN Kendari Jadi Teleskop Utama

Dalam kesempatan itu, Rektor menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin jenis sinovac ini dan semua peserta vaksin menjalani screening kesehatan sebagai upaya dalam meminimalisir efek samping dari pemberian vaksin.

Pemberian vaksin dilakukan oleh Tim Vaksinasi dari Rumah Sakit (RS) Dewi Sartika Kota Kendari yang diketuai oleh Kepala Tata Usaha dan SDM RS Dewi Sartika, Edi Kurniawan dan dibantu oleh dr. Akbar Khan serta sejumlah tenaga kesehatan dari RS tersebut.

Ketua Tim Vaksinasi, Edi Kurniawan menjelaskan teknis kegiatan vaksinasi yaitu diawali dengan registrasi peserta vaksinasi, lalu peserta akan diberi Kartu Kendali Pelayanan Vaksinasi Covid-19 yang selanjutnya akan diisi oleh dokter yang melakukan screening kesehatan sebelum pemberian vaksinasi.

Baca Juga:  93 Pegawai BLK Kendari Jalani Vaksinasi, Kepala BLK Jadi yang Pertama

Setelah selesai divaksin, para penerima vaksin belum diperkenankan pulang karena harus menunggu di lokasi pemberian vaksin hingga 30 menit guna melihat reaksi vaksin di dalam tubuh. Jika tidak ada keluhan maka mereka diperbolehkan pulang. Namun, bila terdapat gejala yang tidak diinginkan, maka akan dilakukan upaya-upaya penanganan terhadap hal tersebut.

Dr. Akbar Khan salah satu dokter yang bertugas melakukan screening menilai bahwa kesadaran ASN IAIN Kendari terhadap vaksinasi cukup tinggi menyusul tingginya tingkat partisipasi peserta vaksin.

Baca Juga:  Humas Kemenag Baubau Studi Terkait Cinematografhy di IAIN Kendari

“Kesadaran terhadap vaksinasi sangat dibutuhkan sebagai upaya membentuk kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19 ini. Meskipun banyak yang masih merasa cemas namun itu adalah hal yang wajar terlebih banyaknya isu yang beredar ditengah masyarakat,” kata dr. Akbar Khan.

Meskipun telah mendapatkan vaksinasi tahap I ini, dia mengingatkan agar dosen dan pegawai tetap menjaga kebugaran dan mematuhi protokol kesehatan.

Rencananya vaksinasi tahap kedua akan dilaksanakan setelah 28 hari pelaksanaan vaksin pertama. Informasi mengenai jadwal pelaksanaan vaksin tahap kedua akan disampaikan kemudian dengan berbasis data peserta vaksin telah tersimpan pada database satgas COVID-19 .

  • Bagikan