#Advetorial#HeadlineFokus Redaksi

Dinas Pertanian Kendari Intens Edukasi Masyarakat Terkait Pentingnya Jaga Kesehatan Hewan

×

Dinas Pertanian Kendari Intens Edukasi Masyarakat Terkait Pentingnya Jaga Kesehatan Hewan

Sebarkan artikel ini
Kadis Pertanian Kota Kendari, Makmur saat melakukan kunjungan pelayanan terpadu kesehatan hewan sekaligus memberikan edukasi kepada peternak terkait kesehatan hewan

Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui Dinas Pertanian secara aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan hewan.

“Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kesehatan hewan, baik hewan peliharaan maupun hewan ternak, serta mencegah penyebaran penyakit,” kata Kepala Dinas Pertanian Kendari, Makmur, usai melakukan kegiatan pelayanan terpadu kesehatan hewan, di Kelompok Tani Tunas Baru Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia di Kendari, Selasa (22/7/25).

Dikatakan, salah satu tujuan pelayanan terpadu tersebut adalah memberikan edukasi untuk eningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat Kota Kendari mengenai hal-hal berkaitan dengan kesehatan hewan khususnya yang bersifat zoonosis.

“Beberapa upaya yang kami lakukan dalam mengedukasi masyarakat terkait kesehatan hewan meliputi Penyuluhan dan Sosialisasi di berbagai lokasi sentra hewan ternak di beberapa kecamatan diantaranya Kecamatan Abeli, Kecamatan Nambo, Kecamatan Poasia, Kecamatan Baruga, Kecamatan Kambu, Kecamatan Mandonga dan Kecamatan Puuwatu,” katanya.

Menurut dia, masyarakat diharapkan lebih memahami bahwa kesehatan hewan memiliki dampak langsung pada kesehatan manusia, terutama melalui rantai makanan dan potensi penularan penyakit.

Dengan edukasi yang baik, diharapkan masyarakat dapat lebih proaktif dalam mencegah dan mengendalikan penyebaran penyakit hewan, baik yang bersifat zoonosis (menular ke manusia) maupun penyakit hewan lainnya.

“Dengan pemeliharaan yang baik dan pencegahan penyakit, diharapkan produktivitas hewan ternak, seperti sapi, kambing, dan unggas, dapat meningkat, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan peternak,” katanya.

Kesehatan hewan yang terjaga kata dia, akan berdampak positif pada lingkungan sekitar, termasuk kesehatan manusia dan hewan lainnya.

“Dengan upaya edukasi yang berkelanjutan, diharapkan masyarakat di Kota Kendari semakin peduli dan bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan, baik hewan peliharaan maupun hewan ternak,” katanya.

Berikut beberapa poin penting yang perlu disampaikan dalam edukasi kesehatan hewan:

  1. Kebersihan Kandang dan Lingkungan:
  • Menjaga kebersihan kandang secara rutin, minimal seminggu sekali, dengan menggunakan disinfektan untuk mencegah penyebaran bakteri dan virus.
  • Membersihkan kotoran hewan secara teratur.
  • Memastikan sirkulasi udara yang baik dalam kandang.
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar kandang untuk mencegah penyebaran penyakit.
  1. Nutrisi dan Pakan:
  • Memberikan pakan yang bergizi seimbang sesuai dengan jenis dan usia hewan.
  • Memastikan ketersediaan air bersih yang cukup.
  • Memperhatikan kualitas pakan dan menghindari pakan yang terkontaminasi.
  1. Pencegahan Penyakit:
  • Melakukan vaksinasi secara rutin sesuai dengan jadwal yang dianjurkan oleh dokter hewan.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan hewan secara berkala.
  • Mengenali gejala penyakit pada hewan dan segera menghubungi dokter hewan jika ada tanda-tanda penyakit.
  • Melakukan isolasi terhadap hewan yang sakit untuk mencegah penularan.
  • Memberikan obat-obatan yang diresepkan oleh dokter hewan.
  1. Penyakit Zoonosis:
  • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit zoonosis, seperti rabies, antraks, dan penyakit mulut dan kuku (PMK).
  • Memberikan informasi tentang cara penularan penyakit zoonosis.
  • Memberikan informasi tentang cara pencegahan penyakit zoonosis.
  • Meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kebersihan diri setelah kontak dengan hewan.
  1. Penanganan Darurat:
  • Memberikan informasi tentang tindakan pertolongan pertama pada hewan sakit.
  • Menginformasikan nomor kontak dokter hewan atau petugas kesehatan hewan yang dapat dihubungi saat darurat.

Makmur menambahkan, edukasi kesehatan hewan dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti penyuluhan di tingkat kelurahan atau sentra ternak, pemasangan poster dan spanduk informasi, serta melalui media sosial dan website. Kerja sama antara pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, dan masyarakat sangat penting untuk menyukseskan program edukasi ini.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id