#Advetorial#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPendidikan & Budaya

Wali Kota Kendari Imbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Tanam Pangan

×

Wali Kota Kendari Imbau Masyarakat Manfaatkan Lahan Pekarangan untuk Tanam Pangan

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengajak masyarakat untuk bersama-sama menanam aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

Ia mengatakan bahwa seluruh lapisan masyarakat Kota Kendari harus saling bersinergi dalam mempersiapkan kebutuhan pangan masing-masing keluarga. Salah satu caranya adalah dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman cabai, tomat dan sayur lainnya.

“Pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari ini, bisa dilakukan melalui penanaman aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing,” ujarnya.

“Sekecil apapun lahan pekarangan yang dimiliki tetap bisa untuk dilakukan penanaman tanaman. Baik yang dilakukan secara bertingkat maupun  dengan menggunakan polybag,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya telah menetapkan tiga lokasi khusus pemanfaatan pekarangan yang terletak di tiga kecamatan di Kota Kendari dengan memberikan bantuan senilai Rp20 juta per kelurahan untuk pengembangan pemanfaatan pekarangan.

“Tiga lokus (lokasi khusus) pemanfaatan pekarangan, yaitu di kelurahan Punggaloba kecamatan Kendari Barat, kelurahan Kambu Kecamatan Kambu, dan kelurahan Pondambea Kecamatan Kadia,” ujarnya.

Dijelaskannya, dengan pekarangan yang dikelola dengan baik, akan memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri. Pertama, dapat memenuhi pangan dan gizi keluarga. Kedua, dapat menjaga kesehatan, karena dengan beraktivitas setiap pagi hari secara tidak langsung masyarakat sudah berjemur dan mendapatkan sinar matahari untuk merubah pro vitamin D menjadi vitamin D. Selain itu, pangan yang dihasilkan tidak tercemar oleh residu pestisida.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat menghadiri gerakan tanam cabai serentak di Sultra

“Ketiga, mengurangi pengeluaran rumah tangga. Keempat, memperindah lingkungan. Kelima, sebagai media pendidikan anggota keluarga,” lanjutnya.

Ia juga mengungkapkan, sebagian besar masyarakat hanya mengandalkan sumber pangan yang berasal dari luar pekarangan yaitu pasar, warung, supermarket, dan hanya sebagian kecil masyarakat yang sudah memberdayakan pekarangannya.

Di sisi lain, sebagai kota dengan tujuan investasi, Kendari dihadapkan pada permintaan pangan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyediaannya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan penduduk harus dipasok dari luar daerah.

“Fakta ini menggambarkan bahwa kita semua amat sangat tergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Melihat kondisi saat ini, kita tidak bisa tinggal diam dan berpangku tangan tapi harus bahu membahu dalam membangun ketahanan pangan di Kota Kendari,” tegasnya.

Kadis Pertanian Kota Kendari Makmur

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kendari Makmur mengatakan, memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur sayuran dan jenis tanaman pangan lainnya sangat berguna sebagai pemenuhan kebutuhan masyarakat akan gizi dan menjadikan lingkungan rumah bersih serta nyaman.

“Memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai sayur mayur dan pangan setidaknya dapat memenuhi kebutuhan keluarga akan gizi. Bahkan bila usaha itu dikerjakan dengan serius maka akan dapat menambah pemasukan ekonomi keluarga, ” katanya.

Selama ini masyarakat selalu membeli sayur untuk konsumsi dalam pemenuhan gizi keluarganya, namun dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayur sehingga dapat mengurangi biaya yang harus dikeluarkan dalam memenuhi kebutuhan rumahtangga.

Ia mengatakan, tujuan pemanfaatan pekarangan tersebut adalah menciptakan masyarakat yang sehat karena sayuran untuk konsumsi keluarga tanpa adanya ke khawatiran tentang pemakaian pupuk organik.

Terkait Program Pemanfaatan Pekarangan untuk menanam tanaman pangan itu mendapat dukungan dari Wakil Ketua II DPRD Kota Kendari Irmawati.

Wakili Ketua II DPRD Kota Kendari Irmawati

Ia mengharapkan kepada warga agar tidak membiarkan lahan di sekitar pekarangan terlantar dan tidak termanfaatkan. Padahal lahan tersebut, bisa menghasilkan pendapatan bagi keluarga bila di manfaatkan.

“Lahan pekarangan bisa dimanfaatkan untuk ditanami berbagai sayuran dan buah buahan. Selain terpelihara, juga dapat menghasilkan,” katanya.

Menurutnya, lahan di sekitar pekarangan meskipun tidak begitu luas, bisa sangat bermanfaat dan menghasilkan sumber pangan secara mandiri.

Makanya, Pemerintah saat ini terus mendorong masyarakat dapat memanfaatkan lahan di sekitar pekarangan untuk mendukung ketahanan pangan.

“Saya berharap, masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan sehingga dapat menjadi bermanfaat serta menjadi contoh bagi warga lainnya untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan,”harapnya. (Adv)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id