#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Dukung Program Nasional, Pemkot Kendari Hadiri Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah

×

Dukung Program Nasional, Pemkot Kendari Hadiri Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Kota Kendari, Adriana Musarudin, bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Gerakan Lingkungan Bebas Sampah atau Zero Waste. Kegiatan ini diselenggarakan di Kodim 1417/Kendari pada Selasa (21/04/2026).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda Kota Kendari, menandakan bentuk dukungan kuat lintas sektor terhadap program lingkungan strategis ini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam mendorong penerapan pola hidup ramah lingkungan, khususnya di lingkungan TNI dan masyarakat sekitar. Fokus utamanya adalah melalui pengelolaan sampah yang lebih bijak, pengurangan limbah, serta pemanfaatan kembali sampah organik menjadi sesuatu yang bernilai guna.

Gerakan Zero Waste ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, serta mengubah paradigma pengelolaan sampah dari sekadar dibuang menjadi didaur ulang.

Dalam sosialisasi tersebut ditegaskan bahwa Gerakan Lingkungan Bebas Sampah (Zero Waste) merupakan program strategis nasional TNI yang aktif digalakkan oleh seluruh satuan Kodam dan Kodim di seluruh Indonesia.

Program ini turut mendukung visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan serta lingkungan hidup yang bersih dan sehat bagi seluruh masyarakat.

Asisten I Setda Kota Kendari, Adriana Musarudin, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari memberikan dukungan penuh terhadap implementasi gerakan tersebut sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerah.

“Gerakan Zero Waste ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Adriana.

Sementara itu, Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, menjelaskan lebih detail terkait teknis pengelolaan. Menurutnya, pemanfaatan sampah organik menjadi kompos memiliki dampak besar terhadap kesuburan tanaman, khususnya tanaman sayur dan buah yang ditanam di lingkungan satuan TNI.

“Dengan pengelolaan yang tepat, sampah organik dapat diubah menjadi pupuk yang bermanfaat, sehingga mendukung penghijauan dan ketahanan pangan di lingkungan sekitar,” jelas Erlis.

Sosialisasi juga menekankan pentingnya penerapan prinsip 5R dalam kehidupan sehari-hari sebagai kunci keberhasilan program, yaitu:

– Refuse: Menolak penggunaan barang sekali pakai.

– Reduce: Mengurangi timbulan sampah.

– Reuse: Menggunakan kembali barang yang masih layak.

– Recycle: Mendaur ulang sampah.

– Rot: Mengompos sampah organik.

Prinsip ini dinilai sangat efektif dalam mengurangi beban sampah serta menciptakan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Tidak hanya sosialisasi, gerakan ini nantinya juga akan menjadi bagian dari penilaian dalam rangka peringatan HUT TNI Tahun 2026 melalui lomba kebersihan antar satuan.

Selain itu, direncanakan pula kunjungan Direktur Jenderal Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal dari Kementerian Desa dan PDT untuk meninjau langsung implementasi program di lapangan. Kunjungan ini akan melibatkan berbagai pihak, termasuk PT Bina Insan Nusantara (PTBIN), akademisi, dan komunitas lingkungan.

Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menjadikan gerakan Zero Waste sebagai percontohan nasional dalam menciptakan lingkungan yang bebas sampah dan berkelanjutan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id