#HeadlineMetro Kendari

Hadiri Penutupan BIK 2026, Wali Kota Kendari Dorong Perluasan Akses Keuangan

×

Hadiri Penutupan BIK 2026, Wali Kota Kendari Dorong Perluasan Akses Keuangan

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menghadiri penutupan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 yang berlangsung di panggung utama Eks MTQ Kendari, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang digelar selama dua hari tersebut mencatat capaian pembukaan sekitar 4.900 rekening baru dan penyaluran pembiayaan senilai Rp67,5 miliar. Capaian ini menjadi salah satu upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal di Sulawesi Tenggara.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulawesi Tenggara, Bismi Maulana Nugraha, mengatakan capaian tersebut menunjukkan pentingnya mendekatkan layanan keuangan kepada masyarakat, termasuk nelayan, petani, pedagang, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurutnya, inklusi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kemudahan akses ke bank, tetapi juga menyangkut kesempatan masyarakat untuk menabung dengan aman, memperoleh pembiayaan, serta mendapatkan perlindungan dari berbagai risiko keuangan.

Melalui BIK 2026, masyarakat memperoleh akses pembukaan rekening, informasi pembiayaan, layanan perlindungan melalui asuransi dan BPJS Ketenagakerjaan, serta edukasi investasi legal melalui pengenalan pasar modal.

Kegiatan ini juga melibatkan pelaku UMKM yang memasarkan berbagai produk unggulan. Selain mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, penyelenggara menghadirkan pertunjukan seni dan tarian khas Sulawesi Tenggara sebagai bentuk pengenalan kekayaan budaya daerah.

Literasi keuangan bagi pelajar dan mahasiswa turut menjadi perhatian. Edukasi tersebut bertujuan membekali generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara bijak serta mengenali bahaya pinjaman online ilegal, judi online, dan investasi bodong.

Bismi menegaskan, keberhasilan BIK tidak semestinya hanya diukur dari jumlah rekening yang dibuka maupun besaran pembiayaan yang disalurkan. Lebih dari itu, setiap rekening baru diharapkan menjadi langkah awal bagi keluarga dalam merencanakan masa depan keuangan mereka.

Sementara itu, akses terhadap perlindungan keuangan diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi berbagai risiko yang tidak terduga.

Ia juga mengajak pemerintah provinsi serta pemerintah kabupaten/kota memperkuat kolaborasi melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). Sinergi tersebut diperlukan agar layanan keuangan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah kepulauan dan daerah terluar di Sulawesi Tenggara.

Dalam rangkaian penutupan BIK 2026, Wali Kota Kendari turut melakukan pengundian dan menyerahkan hadiah grand prize berupa satu unit sepeda motor kepada pemenang.

Wali Kota Siska juga menyaksikan peluncuran layanan Suprime dan safe deposit box Bank Sultra oleh Gubernur Sulawesi Tenggara.

Peluncuran layanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang mendorong perluasan pemanfaatan produk dan jasa keuangan formal sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan perbankan.

Melalui momentum penutupan BIK 2026, sinergi antara OJK, pemerintah daerah, perbankan, dan lembaga jasa keuangan diharapkan terus diperkuat. Dengan demikian, akses keuangan tidak hanya semakin luas, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id