Portal.id, KENDARI – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) berperan aktif mendukung pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sultra di pelataran eks MTQ Kendari, Sabtu (25/10/2025).
Ketua FKIJK Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menjelaskan BIK telah menjadi agenda tahunan nasional sejak 2016 dan diikuti seluruh lembaga jasa keuangan di Indonesia.
“Tujuan dari penyelenggaraan BIK 2025 ini antara lain membuka akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah 3T tertinggal, terdepan, dan terluar. Selain itu, juga mengampanyekan budaya menabung dan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk serta layanan jasa keuangan,” ujar Andri.
Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra itu menyebut, BIK 2025 tidak hanya menjadi ajang kampanye, tetapi juga ruang kolaborasi antara OJK, FKIJK, dan lembaga jasa keuangan di Bumi Anoa untuk memperluas jangkauan edukasi keuangan.
Melalui sinergi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, aman, dan berkelanjutan.
Selain edukasi dan sosialisasi, rangkaian BIK 2025 juga menampilkan pameran produk jasa keuangan, talkshow, diskusi bersama pelaku industri, lomba edukatif, serta kegiatan sosial dan pelayanan langsung bagi masyarakat.
Kegiatan ini dirancang agar publik dapat memahami manfaat dan risiko penggunaan produk serta layanan keuangan formal secara menyeluruh.
Andri juga melaporkan kepada Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka mengenai kiprah FKIJK yang terus memperkuat sinergi antarlembaga jasa keuangan di bawah koordinasi OJK Sultra.
Sejak Juni 2023, Bank Sultra dipercaya memimpin FKIJK yang menaungi tiga sektor utama, yakni perbankan, pasar modal, dan industri keuangan nonbank.
“FKIJK merupakan wadah sinergi lembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara. Melalui forum ini, kami bersama OJK berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi daerah lewat literasi dan inklusi keuangan yang merata,” tutup Andri.












