Jawa Tengah, portal.id – Ikatan Keluarga Alumni Ikatan Keluarga Alumni IKA Universitas Islam Sultan Agung Unissula tancap gas memperluas peta dampak almamater di tingkat nasional. Langkah taktis ini diawali dengan penguatan sinergi antara Dewan Pengurus Pusat DPP IKA Unissula di bawah komando dr. Agus Ujianto, M. Si.Med, Sp.B., dan Dewan Pengurus Wilayah DPW IKA Unissula Sulawesi Tenggara Sultra yang kini dinakhodai oleh Adi Yanto Saputra, S.Pd.I., M. Pd.I., untuk periode 2026–2031.
Pertemuan strategis kedua pimpinan berlangsung di ruang Direktur Utama RSU Sultan Agung Semarang. RSU Sultan Agung sendiri merupakan rumah sakit milik yayasan Unissula dan dr. Agus Ujianto menjabat sebagai Dirut sekaligus Ketua Umum IKA Unissula Pusat. Pertemuan ini menjadi titik awal konsolidasi program agar visi besar Unissula benar-benar membumi sampai ke daerah.
Kolaborasi ini dirancang untuk membumikan visi besar Unissula dalam mencetak generasi khaira ummah serta mendukung target kampus sebagai world-class Islamic university. Agar tidak sekadar menjadi wacana, kedua pemimpin menyepakati transformasi program nasional menjadi aksi nyata yang kontekstual dengan kebutuhan lokal bumi Sultra. Pendekatan bottom-up ini dinilai kunci agar kontribusi alumni benar-benar dirasakan masyarakat.
Ketua Umum DPP IKA Unissula, dr. Agus Ujianto, menegaskan bahwa potensi alumni di daerah sangat masif dan harus diorganisasi secara profesional. “Alumni Unissula tersebar di seluruh Indonesia dengan kompetensi lintas disiplin. Tugas kami di pusat adalah merapikan komando, menyediakan kurikulum program, dan memastikan tiap DPW punya amunisi untuk bergerak. Sultra jadi pilot project karena potensi dan semangat pengurus barunya luar biasa,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua IKA Unissula Sultra terpilih, Adi Yanto Saputra, menyatakan kesiapannya untuk mengeksekusi empat pilar program kerja strategis yang dinilai paling krusial untuk masyarakat Sulawesi Tenggara saat ini. Keempat program ini dirancang menyentuh isu kesehatan, ekonomi, hukum, dan pendidikan.
1. Gerakan Sultra Sehat & Tanggap Darurat Pesisir
Mengoptimalkan latar belakang dr. Agus Ujianto di dunia medis, IKA Unissula akan meluncurkan Gerakan Sultra Sehat GSS. Program ini difokuskan pada bakti sosial, pengobatan gratis, khitanan massal, dan intervensi gizi guna menekan angka stunting di wilayah kepulauan dan pesisir Sultra. Wilayah kepulauan di Sultra masih menghadapi tantangan akses layanan kesehatan dan gizi buruk.
Selain itu, akan dibentuk Unissula Disaster Medical Team UDMT Sultra sebagai unit reaksi cepat lintas profesi. Tim ini akan menggabungkan alumni dari bidang medis, hukum, dan psikologi untuk diterjunkan saat terjadi bencana alam di daerah. Konsepnya mirip tim SAR, tapi dengan sentuhan multidisiplin khas Unissula.
2. Hilirisasi Ekonomi & Halal Center UMKM Sultra
Sulawesi Tenggara kaya akan potensi kelautan, pertanian, dan pertambangan. Namun hilirisasi produk masih jadi pekerjaan rumah. Untuk menjawab itu, IKA Unissula Sultra akan membangun Sultra Alumni Business Hub SABH sebagai wadah digitalisasi dan inkubasi bisnis alumni. Platform ini akan menghubungkan UMKM alumni dengan pasar, mentor, dan investor.
Melalui fasilitasi DPP, pelaku UMKM lokal akan diberikan pelatihan manajemen syariah serta fasilitasi sertifikasi halal gratis yang bekerja sama langsung dengan lembaga resmi di kampus Unissula. Ini sejalan dengan tren industri halal global dan potensi Sultra sebagai lumbung pangan dan produk laut halal.
3. Penegakan Keadilan Melalui Posbakum Pro-Bono
Sebagai wujud kepedulian sosial, DPW IKA Unissula Sultra segera mendirikan Pos Bantuan Hukum Posbakum Alumni. Fasilitas ini akan memberikan layanan konsultasi dan pendampingan hukum gratis pro bono bagi masyarakat kurang mampu di Sultra.
Selain membantu masyarakat, Posbakum juga menjadi wadah aktualisasi bagi para alumni Fakultas Hukum Unissula di daerah agar ilmunya tidak berhenti di ijazah, tapi langsung diamalkan untuk keadilan sosial.
4. Pendirian ‘Unissula Corner’ dan Jembatan Karier
Guna menjaring talenta terbaik daerah, IKA Sultra akan meresmikan Unissula Corner sebagai pusat informasi resmi penerimaan mahasiswa baru dan beasiswa yayasan. Corner ini akan ditempatkan di titik strategis agar pelajar SMA/SMK di Sultra mudah mengakses informasi kuliah di Unissula.
Di sisi lain, program Alumni Mentorship juga disiapkan untuk membantu para fresh graduate asal Sultra agar cepat terserap di dunia kerja lokal maupun sektor industri strategis daerah. Alumni senior akan jadi mentor untuk transfer pengalaman, persiapan karir, hingga koneksi ke perusahaan.
Kunci Sukses: Digitalisasi Data KTAisasi
Di akhir keterangannya, Adi Yanto Saputra menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan seluruh program ini terletak pada validitas data. Tanpa data alumni yang akurat, program akan jalan di tempat.
“Dalam enam bulan pertama kepengurusan, kami akan fokus pada KTAisasi dan sensus potensi alumni di Sultra. Kita harus petakan secara detail siapa, di mana, dan apa keahlian alumni kita. Dengan data yang presisi, eksekusi program di lapangan akan jauh lebih taktis dan berdampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Tenggara,” pungkas Adi optimis.
Sinergi kuat antara pusat dan daerah ini diharapkan menjadi role model bagi kepengurusan wilayah IKA Unissula lain di seluruh Indonesia. Jika Sultra berhasil, skemanya akan direplikasi ke DPW lain sehingga dampak Unissula benar-benar dirasakan dari Sabang sampai Merauke.






