#Headline

Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas di Sumatera Barat, 984 Korban Usia Produktif Terima Santunan Rp19,19 Miliar

×

Jasa Raharja Perkuat Gerakan Keselamatan Berlalu Lintas di Sumatera Barat, 984 Korban Usia Produktif Terima Santunan Rp19,19 Miliar

Sebarkan artikel ini

Padang, portal.id – PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat gerakan keselamatan berlalu lintas di Sumatera Barat sebagai upaya melindungi masyarakat, khususnya kelompok usia produktif yang rentan menjadi korban kecelakaan di jalan raya.

Perhatian tersebut didasarkan pada data Jasa Raharja yang mencatat sebanyak 984 korban kecelakaan lalu lintas berusia 25 hingga 54 tahun di Sumatera Barat, dengan total santunan mencapai Rp19,19 miliar.

Kelompok usia 25-29 tahun menjadi penyumbang korban terbanyak, yakni 194 orang. Disusul usia 40-44 tahun sebanyak 169 orang, usia 45-49 tahun sebanyak 167 orang, serta usia 30-34 tahun sebanyak 161 orang.

Direktur Keuangan Jasa Raharja, Dwi Ary Purnomo, menyampaikan hal tersebut saat bertemu Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Padang, Rabu (28/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Dwi Ary menegaskan bahwa kecelakaan lalu lintas bukan hanya mengancam keselamatan jiwa, tetapi juga menimbulkan dampak sosial dan ekonomi, terutama ketika menimpa masyarakat usia produktif.

Menurutnya, dampak ekonomi akibat kecelakaan lalu lintas harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menekan angka kecelakaan melalui penguatan budaya disiplin dan keselamatan berkendara.

“Kita harus menjadi bagian dari pencegahan kemunduran ekonomi nasional akibat maraknya angka kecelakaan di jalan raya. Gerakan budaya disiplin keselamatan berkendara ini akan kita masifkan di seluruh Indonesia,” ujar Dwi Ary.

Sementara itu, data penyaluran santunan Jasa Raharja di Sumatera Barat hingga September 2026 mencapai Rp58,95 miliar. Jumlah tersebut terdiri atas santunan korban meninggal dunia sebesar Rp25,31 miliar dan korban luka-luka sebesar Rp33,64 miliar.

Dwi Ary menjelaskan, peningkatan kesadaran masyarakat tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan edukasi dan kampanye keselamatan berkendara secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah, kepolisian, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor transportasi.

Dalam upaya tersebut, Jasa Raharja mendorong penguatan kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk memperluas jangkauan edukasi dan membangun budaya tertib berlalu lintas.

Gerakan ini diharapkan tidak hanya menyasar kawasan perkotaan, tetapi juga menjangkau berbagai daerah hingga tingkat komunitas masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, Jasa Raharja berharap kesadaran masyarakat terhadap risiko kecelakaan semakin meningkat.

“Dengan demikian, upaya perlindungan tidak hanya dilakukan melalui pemberian santunan setelah kecelakaan terjadi, tetapi juga melalui penguatan langkah pencegahan agar semakin banyak masyarakat terhindar dari risiko kecelakaan lalu lintas,” tutup Dwi Ary.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id