Ekonomi & BisnisNews

Literasi Keuangan di Sultra Tertinggal, OJK Soroti Gap 14,05 Persen

×

Literasi Keuangan di Sultra Tertinggal, OJK Soroti Gap 14,05 Persen

Sebarkan artikel ini
Kegiatan edukasi keuangan OJK Sultra di Desa Kekea, Kecamatan Wawonii Tenggara. Foto: Istimewa.

Portal.id, KONAWE KEPULAUAN –  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti masih adanya kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan masyarakat di daerah tersebut.

Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, terdapat selisih sebesar 14,05 persen antara indeks inklusi keuangan yang mencapai 80,51 persen dan indeks literasi keuangan sebesar 66,46 persen.

Deputi Kepala OJK Sultra, Indra Natsir Dahlan, dalam kegiatan edukasi keuangan di Desa Kekea, Kecamatan Wawonii Tenggara, Konawe Kepulauan (Konkep) mengatakan kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memang telah memiliki akses terhadap layanan keuangan, namun belum diiringi dengan pemahaman yang memadai.

“Kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa meskipun masyarakat telah memiliki akses terhadap layanan keuangan, pemahaman terhadap produk dan risiko keuangan masih perlu ditingkatkan,” ujar Indra, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab, terutama di tengah pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terus meningkat.

Karena itu, tegas Indra, OJK Sultra terus mendorong peningkatan literasi keuangan agar masyarakat mampu mengambil keputusan secara tepat dan terhindar dari risiko kerugian finansial.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id