#HeadlineFokus RedaksiMetro KendariPolitik & Pemerintahan

Pemkot Kendari dan BPS Rilis Perkembangan IHK dan Tingkat Inflasi Periode Januari 2026

×

Pemkot Kendari dan BPS Rilis Perkembangan IHK dan Tingkat Inflasi Periode Januari 2026

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kendari merilis data perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan tingkat inflasi untuk periode Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor BPS Kota Kendari pada Senin, (2/2/2026). Dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Kendari, Dr. Ir. Nismawati, M.Si. Pertemuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pemanfaatan data statistik yang akurat.

​Dilansir dari laman kendarikota.go.id, Asisten II Kota Kendari, Dr. Ir. Nismawati, M.Si., menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari akan terus memperkuat peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Asisten II menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk tetap waspada terhadap potensi risiko gangguan distribusi barang pokok.

​”Pemerintah Kota Kendari memberikan apresiasi atas rilis data berkala dari BPS. Angka-angka statistik ini merupakan dasar bagi kami untuk menyusun langkah strategis dan kebijakan intervensi, terutama dalam memastikan ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga bagi warga kota,” tegasnya.

Lebih lanjut, mantan Kadis Kominfo ini, menambahkan bahwa keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi di Kota Kendari sepanjang tahun 2026.

​Dalam pemaparannya mewakili kepala BPS Kota Kendari, Sri Aryani SST., M.Si., menjelaskan rincian fluktuasi harga pada berbagai kelompok pengeluaran selama bulan Januari. Data menunjukkan dinamika pada sektor pangan dan jasa yang menjadi kontributor utama terhadap angka inflasi bulanan maupun tahunan di Kota Kendari.

​Rilis data ini menjadi instrumen krusial bagi pemerintah daerah untuk memetakan komoditas yang memerlukan intervensi khusus guna mencegah lonjakan harga yang dapat membebani masyarakat.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id