Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari secara resmi melepas 68 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) yang akan melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kota Kendari.
Kegiatan pelepasan ini berlangsung di Ruang Samaturu, Balai Kota Kendari, dan dipimpin langsung oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Kendari, Imran Ismail. Rabu (5/8/2025).
Para mahasiswa akan menjalankan program pengabdian masyarakat di tiga kelurahan yang telah ditetapkan sebagai lokasi KKN, yaitu Kelurahan Watu-Watu, Kelurahan Tipulu, dan Kelurahan Mangga Dua.
Dalam sambutannya, Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas partisipasi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mendorong mahasiswanya turut terlibat langsung dalam proses pembangunan masyarakat melalui kegiatan KKN.
“Atas nama Pemerintah Kota Kendari, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Kendari atas komitmennya dalam membina dan mendorong mahasiswa untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Ini adalah bentuk sinergi nyata antara dunia pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan berbasis masyarakat,” ungkapnya.
Asisten III juga menegaskan bahwa KKN bukan sekadar program rutinitas akademik, melainkan sebuah proses pembelajaran langsung yang memberi ruang bagi mahasiswa untuk berinovasi, berempati, dan berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat. Mahasiswa, menurutnya, tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga menghadapi realitas sosial, memahami dinamika lokal, serta mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat setempat.
Ia juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang membawa semangat inovasi, kolaborasi, dan pengabdian. Mahasiswa diharapkan mampu menjaga etika dan profesionalitas sebagai wajah perguruan tinggi dan sekaligus sebagai tamu yang membawa nama baik Kota Kendari.
“Kegiatan KKN ini harus dilihat sebagai bentuk investasi sosial jangka panjang. Apa yang adik-adik lakukan di lapangan hari ini, sekecil apa pun bentuknya, akan menjadi bagian dari proses pembangunan masyarakat kita ke depan,” jelasnya.
Selanjutnya, Asisten Administrasi Umum juga turut menyampaikan pesan kepada para lurah dan warga di tiga kelurahan sasaran KKN untuk menerima dan mendukung mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian. Kolaborasi antara warga dan mahasiswa diharapkan bisa membawa manfaat bersama dan memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah.






