Konawe, portal.id – Dalam rangka memperkuat pekan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang berlangsung pada minggu ketiga dan keempat bulan September 2025, Tim Kerja Hubungan Antar Lembaga Advokasi Komunikasi Informasi Edukasi dan Kehumasan (Halakiemas) Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tenggara bergerak cepat meninjau langsung kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) ke beberapa kabupaten, antara lain di Kabupaten Konawe pada hari ini (17/09/2025).
Kegiatan tersebut dipusatkan di Balai Penyuluh KB Kecamatan Unaaha dan di hadiri oleh 9 Penyuluh KB dari beberapa kecamatan terdekat dengan ibu kota Kabupaten Konawe tsb.
Dalam arahannya Ketua Tim Kerja Halakiemas, Mustakim, menjelaskan tentang kegiatan pekan genting yang tengah dijalankan oleh BKKBN Pusat di seluruh Indonesia.
“Pada intinya pekan genting ini adalah Pekan Edukasi Genting, dimana setiap Tim Pendamping Keluarga (TPK) secara serentak di seluruh Indonesia pada minggu ketiga dan keempat bisa melaksanakan kegiatan edukasi kepada 6 Keluarga Risiko Stunting (KRS) di wilayahnya masing- masing, dan tugas para PKB/PLKB adalah mendorong agar semua TPK yang ada di masing-masing wilayah tugasnya bisa melakukan edukasi terkait pencegahan stunting tsb. Selain itu para PKB/PLKB juga punya kewajiban lain yakni mengisi link pelaporan yng sudah disiapkan BKKBN Pusat,” demikian Mustakim menjelaskan.
Kegiatan serupa akan dilaksanakan oleh Tim Kerja Halakiemas secara berkelanjutan ke beberapa kabupaten lainnya, antara lain Kabupaten Kolaka tanggal 18 September, Kabupaten Konawe Selatan tanggal 22 September dan Kabupaten Bombana dijadwalkan pada tanggal 23 September 2025.
Menurut Mustakim, meskipun yang bisa dikunjungi secara langsung oleh Perwakilan BKKBN Prov. Sultra hanya sebanyak 4 kabupaten, namun kegiatan pekan “edukasi” genting tersebut wajib dilaksanakan oleh semua kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara.
Bagi kabupaten/kota yang mengalami kendala atau ada masalah yang belum dipahami bisa berkomunikasi langsung via WA maupun telpon ke Perwakilan BKKBN Sultra, khususnya ke tim kerja halakiemas.






