Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan & Budaya · 8 Jul 2021 ·

PPKM Mikro di Kota Kendari, Dua Sekolah Tetap Belajar Tatap Muka

  Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (masker putih) saat meninjau persiapan belajar tatap muka di salah satu SMP pada 30 Desember 2020 lalu. (Foto: Portal.id) Perbesar

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (masker putih) saat meninjau persiapan belajar tatap muka di salah satu SMP pada 30 Desember 2020 lalu. (Foto: Portal.id)

Portal.id Kendari – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi salah satu wilayah yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro oleh pemerintah pusat sejak 6 hingga 20 Juli 2021. Namun, terdapat dua sekolah yang tetap menerapkan belajar tatap muka di kelas, yakni SMP 19 dan SMP 21 Kendari.

Dua sekolah ini, sejak 4 Januari 2021 lalu telah melakukan belajar tatap muka setelah melalui proses verifikasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari. Dalam belajar langsung tersebut, dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Kadis Dikmudora Kota Kendari, Makmur mengatakan, kedua sekolah ini memang tetap diizinkan karena menerapkan protokol kesehatan dan jumlah siswa dibagi rombongan belajarnya. Ditambah lagi kedua sekolah ini memiliki total siswa yang tak lebih 100 orang.

“Dari Januari sampai saat ini setelah dievaluasi memang tidak ada masalah. Sampai saat ini berlangsung secara aman,” terang Makmur kepada Portal.id melalui telepon pada Rabu (7/7/2021).

Untuk diketahui, sebelumnya Dikmudora Kota Kendari telah membatalkan rencana belajar tatap muka TK, SD, dan SMP yang akan dilakukan pada 12 Juli 2021.

“Kita sudah rapat dengan kepala TK, SD, dan SMP (se-Kota Kendari), kita tunda,” terang Makmur.

Makmur mengatakan, selain kebijakan PPKM Mikro yang diikuti surat edaran Gubernur Sulawesi Tenggara dan Wali Kota Kendari, penundaan ini juga disebabkan kasus Covid-19 yang meningkat.

Mengenai batas waktu belajar daring, Makmur mengaku masih akan melihat perkembangan yang terjadi di lapangan dan menunggu keputusan pemerintah selanjutnya.

“Kita tunda sampai dengan waktu yang ditentukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Positif Covid-19 di Kota Kendari sampai 7 Juli 2021 sebanyak 5.413 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.691 kasus dinyatakan sembuh. Sementara yang menjalani perawatan 650 orang. Sedangkan 72 orang meninggal dunia.(p-03)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ratusan Ribu Guru Honorer Bakal Diangkat Jadi PPPK

24 September 2021 - 13:20

Anak Yatim Dua Kelurahan di Kendari Terima Santunan dari Pertamina

3 September 2021 - 15:22

Pembelajaran Tatap Muka di Kendari Dimulai September

3 September 2021 - 14:38

Siswa SD Kota Baubau Promosikan Pariwisata Buton di Kemendikbud

30 Agustus 2021 - 15:07

Mahasiswa KKN Tematik UHO Edukasi ‘Adaptasi Kebiasaan Baru’ Para Pelaku Usaha Kuliner di Kota Kendari

28 Agustus 2021 - 09:27

Tak Dapat Kuota PPPK 2021, Guru Honorer di Kendari Adukan Nasibnya kepada DPRD

24 Agustus 2021 - 18:20

Trending di Pendidikan & Budaya
error: Share to copy paste !!