Pendidikan & Budaya

PPKM Mikro di Kota Kendari, Dua Sekolah Tetap Belajar Tatap Muka

×

PPKM Mikro di Kota Kendari, Dua Sekolah Tetap Belajar Tatap Muka

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (masker putih) saat meninjau persiapan belajar tatap muka di salah satu SMP pada 30 Desember 2020 lalu. (Foto: Portal.id)

Portal.id Kendari – Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menjadi salah satu wilayah yang diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro oleh pemerintah pusat sejak 6 hingga 20 Juli 2021. Namun, terdapat dua sekolah yang tetap menerapkan belajar tatap muka di kelas, yakni SMP 19 dan SMP 21 Kendari.

Dua sekolah ini, sejak 4 Januari 2021 lalu telah melakukan belajar tatap muka setelah melalui proses verifikasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari. Dalam belajar langsung tersebut, dilakukan dengan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat.

Kadis Dikmudora Kota Kendari, Makmur mengatakan, kedua sekolah ini memang tetap diizinkan karena menerapkan protokol kesehatan dan jumlah siswa dibagi rombongan belajarnya. Ditambah lagi kedua sekolah ini memiliki total siswa yang tak lebih 100 orang.

“Dari Januari sampai saat ini setelah dievaluasi memang tidak ada masalah. Sampai saat ini berlangsung secara aman,” terang Makmur kepada Portal.id melalui telepon pada Rabu (7/7/2021).

Untuk diketahui, sebelumnya Dikmudora Kota Kendari telah membatalkan rencana belajar tatap muka TK, SD, dan SMP yang akan dilakukan pada 12 Juli 2021.

“Kita sudah rapat dengan kepala TK, SD, dan SMP (se-Kota Kendari), kita tunda,” terang Makmur.

Makmur mengatakan, selain kebijakan PPKM Mikro yang diikuti surat edaran Gubernur Sulawesi Tenggara dan Wali Kota Kendari, penundaan ini juga disebabkan kasus Covid-19 yang meningkat.

Mengenai batas waktu belajar daring, Makmur mengaku masih akan melihat perkembangan yang terjadi di lapangan dan menunggu keputusan pemerintah selanjutnya.

“Kita tunda sampai dengan waktu yang ditentukan oleh pemerintah,” jelasnya.

Positif Covid-19 di Kota Kendari sampai 7 Juli 2021 sebanyak 5.413 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.691 kasus dinyatakan sembuh. Sementara yang menjalani perawatan 650 orang. Sedangkan 72 orang meninggal dunia.(p-03)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id