Menu

Mode Gelap
 

News · 16 Jul 2021 ·

Ratusan Perusahaan di Negara Ini Bangkrut karena Pandemi Covid-19

  Aktivitas ekspor barang di pelabuhan bongkar muat. Foto: Portal.id Perbesar

Aktivitas ekspor barang di pelabuhan bongkar muat. Foto: Portal.id

Portal.id – Covid-19 telah menjadi pandemi global. Efeknya menghantam semua aktivitas yang sebelumnya rutin dilakukan.

Sektor ekonomi merupakan salah satu bidang yang paling merasakan dampak pandemi Covid-19, sehingga kebangkrutan dunia usaha tak bisa dielakkan di mana pun.

Menyadur dari cnbcindonesia yang mengutip dari laporan S&P Global Market Intelligence, di Amerika Serikat ada 630 perusahaan yang bangkrut tahun 2020 lalu. Angka ini menjadi yang tertinggi sejak 2010.

Beberapa perusahaan tersebut bahkan bukan perusahaan kecil. Ada nama besar seperti JC Penney, Neiman Marcus Group, Ascena Retail Group, Tailored Brands, Fieldwood Energy, dan Chesapeake Energy.

“Angka kebangkrutan perusahaan mencapai titik terburuk dalam 10 tahun pada 2020 karena pandemi virus corona mempengaruhi kinerja industri dunia. Banyak perusahaan yang kesulitan bahkan untuk mencari titik break even,” sebut laporan tersebut.

Fenomena ini masih berlanjut pada 2021. Sepanjang Januari-April 2021, sudah 183 perusahaan di Negeri Paman Sam mengakui kebangkrutannya. Rinciannya, sebanyak 43 perusahaan pada Januari, 33 pada Februari, 61 pada Maret, dan 46 pada April.

“Akan tetapi, 183 perusahaan yang mendeklarasikan kebangkrutan pada Januari-April 2021 lebih sedikit dibandingkan periode yang sama pada 2020 yaitu 207 perusahaan. Jumlah ini juga lebih sedikit dibandingkan periode yang sama dalam 1o tahun terakhir kecuali 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018.

“Risiko gelombang lanjutan serangan virus corona yang mungkin menyebabkan pengetatan aktivitas dan mobilitas masyarakat bisa kembali mengancam dunia usaha. Ini berisiko membatasi keuntungan perusahaan dalam jangka pendek,” sambung laporan itu.

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terpilih Aklamasi, Juan Ramahdan Pimpin HIPMI Konkep Periode 2021-2024

26 September 2021 - 17:42

Juan Ramahdan Pimpin HIPMI Konkep Periode 2021-2024 1

Ridwan BAE Tinjau Bendungan Ladongi, Jelang Peresmian Oleh Presiden Jokowi

21 September 2021 - 10:12

Apriyani Rahayu Pulang Kampung, Ini Agendanya Selama di Sultra

27 Agustus 2021 - 14:27

Upah Minimum Tahun 2022 Dikaji Kemnaker dan Depenas

27 Agustus 2021 - 12:46

Pendapatan Negara hingga Juli 2021 Diklaim Capai Rp 1.031,5 Triliun

27 Agustus 2021 - 12:11

Indonesia Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp 7,29 Triliun

24 Agustus 2021 - 17:18

Trending di News
error: Share to copy paste !!