Kendari, portal.id – Sebanyak 20 siswa pilihan Dirgantara Flight School (DIFIS) Kendari mengunjungi Command Center Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kendari, Selasa (20/10/2026). Kunjungan edukatif ini menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat pengelolaan teknologi informasi, layanan publik digital, hingga sistem pemantauan aktivitas kota.
Kedatangan para siswa tersebut disambut langsung oleh Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, bersama jajaran terkait.
Leader DIFIS Kendari, Boyke Dewanto Raintung, mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para siswa untuk melihat secara langsung operasional pusat kendali kota yang selama ini hanya mereka ketahui melalui dunia maya.
Menurutnya, melalui kunjungan itu, siswa tidak hanya memperoleh wawasan mengenai pemanfaatan teknologi, tetapi juga belajar tentang pentingnya bijak menggunakan media sosial di tengah pesatnya perkembangan dunia digital.
“Ini adalah salah satu undangan yang spesial bagi kami di DIFIS Kendari. Melalui kerja sama ini, anak-anak kami dapat membuka cakrawala dan belajar bijak dalam bermedia sosial, serta melihat langsung operasional command center yang selama ini mereka lihat di dunia maya,” ujar Boyke.
Ia menjelaskan, DIFIS Kendari telah beroperasi sekitar lima tahun di Kota Kendari dan terus berkomitmen mencetak lulusan berkualitas yang siap memasuki dunia kerja.
Untuk menjaga kualitas pembelajaran, pihak sekolah membatasi jumlah peserta didik maksimal 20 orang dalam setiap gelombang pendidikan.
Program pendidikan di DIFIS berlangsung selama sembilan bulan perkuliahan, kemudian dilanjutkan dengan tiga bulan on the job training atau praktik kerja di sejumlah bandara di Indonesia, antara lain Kendari, Makassar, Denpasar, Balikpapan, Jakarta, dan Surabaya.
DIFIS Kendari menawarkan sejumlah bidang pendidikan, di antaranya pramugari dan pramugara (cabin crew) serta Manajemen Transportasi Udara (MTU), yang mencakup bidang pelayanan pelanggan (customer service), ramp handling, dan pekerjaan operasional darat penerbangan lainnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Kendari, Sahuriyanto, mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa Diskominfo terbuka bagi masyarakat, termasuk pelajar dan mahasiswa, yang ingin mempelajari tata kelola informasi dan pemanfaatan teknologi digital dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Menurutnya, Command Center memiliki peran penting dalam mendukung pemantauan kondisi kota melalui sistem kamera pengawas atau CCTV serta membantu pengelolaan layanan publik berbasis teknologi.
“Kami sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi atas kunjungan ini. Harapannya, para siswa dapat menyerap ilmu baru terkait pengelolaan command center dan literasi digital yang bermanfaat untuk bekal masa depan mereka,” kata Sahuriyanto.
Kegiatan tersebut ditutup dengan diskusi interaktif. Para siswa memperoleh penjelasan mengenai operasional Command Center, pemanfaatan teknologi dalam pelayanan masyarakat, serta pentingnya menjaga etika dan tanggung jawab saat bermedia sosial.
Melalui kunjungan ini, diharapkan para siswa DIFIS Kendari semakin memahami perkembangan teknologi digital sekaligus memiliki wawasan yang lebih luas untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja.






