Kendari, portal.id – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong lahirnya pelaku usaha kreatif berbasis lingkungan. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Pemkot Kendari menggelar Pelatihan Pembuatan Suvenir dan Kerajinan Tangan dari Limbah Rumah Tangga di Aula Anturium RSUD Kota Kendari, Rabu (15/7/2026).
Pelatihan bertema “Limbah Bernilai, Kreativitas, & Menginspirasi untuk Mewujudkan Kota Kendari Semakin Maju” ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, S.T.P., S.H., M.Si. Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta perempuan, termasuk jajaran pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Kendari.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan keterampilan perempuan dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi produk kerajinan bernilai jual, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam sambutannya, Sekda Amir Hasan mengajak peserta mengubah cara pandang terhadap limbah rumah tangga. Menurutnya, berbagai jenis sampah anorganik seperti kain perca, plastik, kertas, hingga botol bekas memiliki potensi besar untuk diolah menjadi suvenir dan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi.
“Di era transformasi digital saat ini, kreativitas adalah aset terbesar kita. Sudah banyak contoh nyata usaha kreatif rumahan yang dijalankan secara konsisten dan didukung pemasaran digital mampu menghasilkan omzet yang signifikan, sehingga dapat menopang perekonomian keluarga secara mandiri,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan keterampilan yang terus dikembangkan di lingkungan keluarga. Menurutnya, semakin banyak perempuan yang terlibat dalam ekonomi kreatif, semakin besar pula kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Kendari.
“Keterampilan yang diperoleh hari ini harus terus diasah dan dikembangkan. Dengan kreativitas dan kemauan untuk berusaha, limbah yang sebelumnya tidak bernilai dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi keluarga,” tambahnya.
Usai pembukaan, peserta mendapatkan materi kewirausahaan dan strategi pemasaran produk dari Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin, S.E., Ak., M.S.A. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya membangun mental wirausaha serta memanfaatkan platform digital agar produk kerajinan tangan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, mulai dari tingkat lokal hingga nasional.
Selain materi teori, peserta juga mengikuti praktik pembuatan kerajinan tangan dengan pendampingan instruktur, sehingga diharapkan mampu menghasilkan produk yang memiliki daya saing dan nilai jual.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DWP Kota Kendari Ny. Hasria, S.K.M., M.A.P., Kepala Dinas P3A Kota Kendari Hj. Fitriani Sinapoy, A.Pi., M.P., perwakilan sejumlah instansi terkait, serta tim instruktur pelatihan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap lahir lebih banyak wirausaha baru dari kalangan perempuan sekaligus mendukung pengurangan volume sampah rumah tangga. Penguatan keterampilan berbasis ekonomi kreatif tersebut diharapkan mampu menjadikan perempuan sebagai pilar ketahanan ekonomi keluarga yang mandiri, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan pasar digital.






