Kendari,portal.id – Penataan lokasi promosi hasil-hasil pertanian di Tenda Agribisnis kendari atau sering disebut Taman Kali Kadia akan dilanjutkan pada bulan Juli 2023.
Sehubungan dengan itu, maka Pemerintah kota kendari melalui Dinas Pertanian Kota Kendari bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Kota Kendari mengelar pertemuan sosialisasi sekaligus penyampaian kepada 114 pelaku usaha di area tersebut untuk direlokasi sementara ke beberapa lokasi yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Kendari.
Kegiatan sosialisasi dan penyampaian ini dilaksanakan disalah satu Aula Kantor Dinas Pertanian Kota Kendari dan juga dihadiri oleh instansi terkait lainnya, Rabu (24/5/23).
Kadis Perdagangan, Koperasi dan UKM Kendari, Alda Kesutan Lapae mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kebijakan Pj Wali Kota Kendari untuk membenahi, mengembangkan Taman Kali Kadia.
“Kegiatan ini memang atas perintah Pj Wali Kota Kendari, bahwa lokasi Kali Kadia itu akan dibenahi, akan dibangun space tersendiri untuk pengembangan, baik itu untuk ikon Kota Kendari, juga akan diperuntukkan untuk pedagang yang mungkin pas dan cocok untuk Kali Kadia,”ungkapnya.

Lanjutnya mantan Camat Kadia ini, sehingga hari ini, melalui Dinas Pertanian Kota Kendari memberikan undangan kepada kami, karena terkait dengan persoalan relokasi atau pemindahan pedagang itu, merupakan bagian dari tanggung jawab kami dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari.
“Tadi putusan saya, bahwa saya tempatkan pedagang-pedagang Pasar Buah dan Kuliner yang ingin bersama-sama di Pasar Paddys atau Pasar PKL, itu saya akan tempatkan hari ini juga, dan saya akan langsung turun ke lapangan hari ini juga untuk memberikan kepastian kepada mereka, bahwa memang Pemerintah sudah persiapkan tempat-tempat relokasi untuk pedagang pasar buah dan kuliner di Pasar PKL dan Pasar Paddys,”terangnya.
Kata Alda, Ini adalah perintah Pj Wali Kota Kendari, sehingga kami tidak menambah atau mengurangi atas dasar hasil pembahasan pada instansi terkait kemarin dengan Pj Wali Kota Kendari, sehingga hari ini kami, kami tindaklanjuti dengan pertemuan rapat dengan para pedagang-pedagang yang berada di Kali Kadia.
“Kebetulan yang mendata itu dari Dinas Pertanian, sehingga kami cuman dapat jatah 20 pedagang pasar buah, dan sekitar ada 8 kuliner yang ada di Pasar Paddys atau Pasar PKL,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kendari, Sahuriyanto, mengatakan sosialisasi itu sekaligus penyampaian kepada pedagang, untuk para penjual di seputaran Kali Kadia ini, untuk pelan-pelan, bersiap-siap untuk direlokasi atau pindah sementara.
“Karena Kali Kadia ini, sesuai arahan pimpinan kita mau tata ulang,”ungkap Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Kendari, Sahuriyanto Meronda usai sosialisasi tersebut.
Menurut dia, penataan kali kadia sudah dilakukan dan telah menjadi taman sekarang, sehingga yang harus dibenahi lagi adalah lapak promosi hasil-hasil pertanian disepanjang bibir kali kadia tersebut.
“Sekarang bagian atasnya, sisi kanan dan sisi kiri itu, lapaknya kita ingin seragamkan, sehingga nanti dapat berdampak secara ekonomi, mungkin di situ akan jadi ikon baru lagi bagi Kota Kendari, sebagai ruang terbuka hiau, kemudian bisa menjadi spot wisata dengan berswafoto disitu. Nah, oleh karenanya tadi ini, kita gelar pertemuan,”jelasnya.

Mantan Camat Kendari Barat ini menyebutan, berdasarkan data ada sekitar 114 pelaku usaha, itu terdiri dari pedagang penjual buah, pedagang tanaman hias, kemudian ada juga penjual-penjual ikan hias, dan juga penjual unggas burung, dan juga ada para pengelola kuliner dan itu juga bahagian dari pengelolaan hasil-hasil pertanian.
“Jadi memang Kali Kadia ini merupakan tempat promosi hasil-hasil pertanian, memang dibuat untuk yang bergerak di bidang pertanian bisa dipasarkan di situ. Oleh karenanya, tadi ini kami ini sudah sepakat, dan kami kasih kesempatan di akhir bulan Juni 2023, sudah harus kosong tempatnya, karena rencana Pj Wali Kota maunya lebih cepat, lebih baik, dan karena penganggarannya sudah digeser, anggarannya sudah siap, nah, mungkin perbulan Juli 2023 atau awal Juli 2023 sudah mulai pembangunan fisiknya,”bebernya.
Kata Sahuriyanto, pesan Pj Wali Kota Kendari, pedagang yang lama direlokasi sementara, dan nanti akan dikembalikan lagi, dan nanti akan dibangunkan bangunan yang lebih indah dan lebih bagus, dan yang lebih layaklah untuk mereka jualan.
“Nah, untuk pemindahannya ini, kami tadi sudah sepakat, jadi misalnya untuk penjual buah dan penjual makanan jadi, kita arahkan ke Paddys Market, kemudian untuk tanaman hias kita tawarkan di lokasi itu, ada 3 hektare di Kelurahan Petoaha, dekat Jembatan Kuning,”ucapnya.

Lanjutnya lagi, sedangkan untuk penjual sembako dan beberapa penjual pulsa, kami arahan ke Pasar Wayong di Kelurahan Kadia, dan penjual Ikan hias dan penjual hewan unggas diarahkan di Pasar Punggolaka yang depannya BPBD Kota Kendari.
“Kegiatan sosialisasi ini dihadiri dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Kendari, PD Pasar, Dinas PUPR Kota Kendari , Inspektorat, BPKAD, Kelurahan, Kecamatan, dan semua pedagang, bahkan kami juga undang Komisi II DPRD Kota Kendari hanya tidak datang,”ujarnya.
Katanya lagi, jadi semua pedagang juga kita undang dan hadir, jadi tadi kegiatan sosialisasi ini adalah finish dan final, tidak ada lagi pertemuan, kecuali kita langsung eksekusi.
“Jadi tadi ini, kami sepakat, jadi kami harapkan pedagang itu secara sadar, mandiri, swadaya, secara ikhlas untuk memindahkan barang-barangnya untuk sementara, karena semua itu mau diratakan, karena mau dibangun ulang, kan, mulai pondasi, intinya pembangunan fisik. Dan tempat-tempat pindahnya sudah kami siapkan, jadi masyarakat sama sekali tidak dirugikan, karena toh juga, dibangun untuk dia juga kembali, makanya saya lihat tadi, sangat dinamis, tidak ada gejolak, dan Alhamdulillah berjalan lancar dan aman,” pungkasnya.(ADV)






