Ekonomi & BisnisNews

OJK: Akumulasi Aset BPR dan BPRS di Sulselbar Melesat 9,02 Persen di April 2026

×

OJK: Akumulasi Aset BPR dan BPRS di Sulselbar Melesat 9,02 Persen di April 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi. Foto: Created ChatGPT/AI.

Portal.id, NASIONAL – Kebijakan perampingan jumlah bank mikro di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar) dilaporkan mulai memberikan dampak instan pada performa keuangan industri. Strategi pemusatan modal yang dipacu sejak beberapa tahun terakhir dinilai berhasil memulihkan kepercayaan nasabah lokal untuk tetap menyimpan dana mereka di bank-bank daerah.

Laporan keuangan agregat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 30 April 2026 mencatat akumulasi total aset BPR dan BPRS di wilayah kerja Sulselbar melesat hingga 9,02 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan nilai mencapai Rp4,33 triliun. Grafik ekspansif ini dipengaruhi langsung oleh mulai efektifnya sistem manajemen pascamerger lintas kepulauan.

Sektor intermediasi keuangan juga merangkak naik. Penyaluran kredit atau pembiayaan tercatat menyentuh angka Rp3,64 triliun atau tumbuh sebesar 7,63 persen yoy. Realisasi tersebut berjalan beriringan dengan kemampuan bank dalam menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 5,54 persen yoy ke posisi Rp2,83 triliun.

OJK menilai efisiensi biaya operasional ganda dari bank-bank kecil yang kini telah melebur menjadi stimulus utama di balik menebalnya likuiditas industri di daerah.

“Melalui penggabungan usaha, BPR diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan BPR, memperkuat struktur permodalan, memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, dan meningkatkan peran aktif BPR dalam mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat serta mendukung pengembangan layanan keuangan yang lebih inovatif dan digital di wilayah kepulauan Sulawesi,” jelas Kepala OJK Sulsel dan Sulbart, Moch. Muchlasin.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id