Portal.id, MUNA – Seluruh biaya perawatan medis para korban insiden kecelakaan dalam ajang balap motor Muna Cup Race I Tahun 2026, Sulawesi Tenggara (Sultra) dipastikan akan ditanggung sepenuhnya oleh negara melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Kepastian jaminan penanganan hingga pulih total ini diberikan setelah para pembalap dan panitia dikonfirmasi telah terdaftar dalam program jaminan sosial.
Guna memastikan ketepatan penanganan, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Sultra mendatangi langsung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari tempat para korban dirawat. Selain memantau kondisi kesehatan pasien, kunjungan kerja ini difokuskan untuk mengaudit standarisasi pelayanan dari Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) agar berjalan tanpa hambatan birokrasi.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sultra, Luky, menegaskan kepesertaan seluruh elemen yang terlibat dalam kompetisi otomotif tersebut sudah aktif sebelum balapan dimulai.
“Seluruh pembalap, official, dan panitia pelaksana pada event balap Muna Cup Race I Tahun 2026 ini telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Luky saat mengunjungi korban di RSUD Kota Kendari, Rabu (6/7/2026).
Luky menggarisbawahi bahwa profesi olahragawan, kru teknis, hingga panitia lapangan masuk dalam kategori pekerjaan dengan tingkat risiko cedera fisik yang sangat tinggi. Oleh sebab itu, proteksi finansial dari negara dinilai krusial agar korban tidak terbebani biaya medis yang besar saat terjadi insiden darurat di sirkuit.
“Semua biaya penanganan medis akan ditanggung BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan yang kami berikan merupakan bukti negara hadir untuk memberikan rasa aman kepada seluruh pekerja, termasuk dalam hal ini pembalap, official, dan panitianya. Semoga para korban dapat lekas pulih kembali dan diberikan kesehatan,” tambahnya.
Kepala Bidang Organisasi Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sultra, Muh Ali Rezki, menilai skema kemitraan jaminan sosial dalam ajang balap sangat membantu proses evakuasi dan pengobatan logistik para atlet di lapangan.
“Terima kasih, kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sebagai mitra yang telah bergerak cepat dalam penanganan peserta dalam insiden ini,” kata Ali.






