Ekonomi & BisnisNasionalNews

Cegah FOMO dan FOPO pada Remaja, OJK Dorong Generasi Muda Bangun Budaya Menabung Sejak Dini

×

Cegah FOMO dan FOPO pada Remaja, OJK Dorong Generasi Muda Bangun Budaya Menabung Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Create ChatGPT/AI.

Portal.id, NASIONAL – Penetrasi ekonomi dan keuangan digital yang kian masif memicu risiko perilaku konsumtif pada generasi muda. Mengantisipasi fenomena tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong penguatan budaya menabung sebagai sarana pembentukan karakter dan kontrol diri agar remaja terhindar dari sindrom Fear of Missing Out (FOMO) serta Fear of Other People’s Opinions (FOPO).

Pesan tersebut ditegaskan dalam sesi Leaders’ Insight pada puncak peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) dan Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Jumat (28/8/2026).

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyampaikan keterlibatan anak muda dalam pengelolaan uang tidak sekadar berfokus pada akumulasi nominal, melainkan pembiasaan sikap mental.

“Tujuan peningkatan literasi dan inklusi keuangan yang dilakukan OJK adalah membangun karakter pribadi yang disiplin, sabar, mampu mengendalikan diri, dan mampu mengelola keuangan sehingga dapat terhindar dari kebiasaan FOMO dan FOPO di tengah perkembangan ekonomi dan keuangan digital,” kata Dicky, dikutip dari laman OJK.

Dicky mengimbau para pelajar agar mengubah mindset dalam mengelola uang saku harian. Menurutnya, tindakan menabung sepatutnya dilakukan dengan menyisihkan dana di awal, bukan menyisakan sisa konsumsi.

“Menabung sebagai kebiasaan menyisihkan uang, bukan sekadar menyisakan uang. Kebiasaan tersebut memberikan ruang yang lebih besar bagi seseorang untuk merencanakan masa depan, memenuhi kebutuhan, membantu orang lain, serta berkontribusi terhadap perekonomian nasional,” paparnya.

Guna memperluas jangkauan edukasi secara adaptif bagi anak muda, OJK menggerakkan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Hingga Agustus 2026, program ini telah memfasilitasi 22.797 kegiatan edukasi digital yang menjangkau 167,8 juta peserta, di samping membentuk 51.030 Duta Literasi Keuangan Indonesia lewat kanal OJK PEDULI.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id