Ekonomi & BisnisNasionalNews

Ubah Budaya Persiapan Pensiun, OJK Imbau Pekerja Rancang Retirement Plan Sejak Hari Pertama Kerja

×

Ubah Budaya Persiapan Pensiun, OJK Imbau Pekerja Rancang Retirement Plan Sejak Hari Pertama Kerja

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Create ChatGPT/AI.

Portal.id, NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong masyarakat untuk mengubah paradigma dalam menyiapkan masa tua. Persiapan pensiun dinilai perlu ditempatkan sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang yang dimulai sejak awal usia produktif, bukan baru dipikirkan ketika mendekati usia pensiun.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menekankan bahwa urgensi penguatan sistem dana pensiun semakin meningkat seiring dengan perubahan struktur demografi dan naiknya usia harapan hidup masyarakat Indonesia.

Ia mengingatkan pentingnya perluasan kepesertaan serta peningkatan kecukupan manfaat agar masyarakat mampu menjalani masa pensiun secara mandiri dan sejahtera.

“Agenda kita ke depan tentunya tidak cukup hanya fokus pada pertumbuhan industri. Tentu saja ini juga sangat penting tapi harus secara bersamaan antara pertumbuhan industri tentunya juga memastikan bahwa sistem dana pensiun semakin kuat, terintegrasi, inklusif, dan mampu memberikan manfaat yang memadai bagi masyarakat,” kata Friderica saat menutup perhelatan Indonesia Pension Fund Summit (IPFS) 2026 di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Friderica mengimbau para pekerja muda agar menanamkan kesadaran finansial tersebut sejak awal memasuki dunia kerja demi menjamin perlindungan hari tua.

“Jadi kalau kita bicara tentang persiapan pensiun, bukan nanti menjelang-menjelang, tetapi justru dari first day seseorang itu bekerja, sudah harus bisa memikirkan tentang retirement plan-nya seperti apa,” tegasnya.

Guna meningkatkan pemahaman publik, OJK bersama para pemangku kepentingan menggelar Bulan Dana Pensiun 2026 sepanjang September. Rangkaian agenda tersebut diisi dengan 107 kegiatan edukasi, mulai dari seminar, lokakarya, webinar, hingga podcast yang telah menjangkau lebih dari 150 ribu masyarakat.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id