Portal.id, NASIONAL – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menjalin kolaborasi strategis bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) guna memperkuat edukasi finansial di lingkungan sekolah. Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Puncak Indonesia Sharia Financial Olympiad (ISFO) 2026 di Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Sinergi ini ditandai dengan peluncuran Bahan Ajar Literasi Finansial Fase E dan Fase F yang dirancang OJK bersama Kemendikdasmen.
Dikutip dari siaran pers OJK, Jumat (25/9/2026), bahan ajar tersebut mengintegrasikan kompetensi literasi keuangan secara formal ke dalam mata pelajaran intrakurikuler seperti Matematika dan Ekonomi, maupun kegiatan kokurikuler di tingkat sekolah menengah. Modul ini telah dikurasi dan dapat diakses langsung melalui platform Rumah Pendidikan Kemendikdasmen.
Langkah ini dirancang untuk menindaklanjuti Panduan Pendidikan Literasi Finansial yang dirilis pemerintah, sehingga tenaga pendidik dapat menyampaikan materi keuangan secara aplikatif.
Melalui integrasi kurikulum ini, pelajar di Indonesia diharapkan mendapatkan pembekalan dasar sejak dini agar mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, bijak, dan terhindar dari risiko keuangan di masa depan.












