Portal.id, NASIONAL – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar pekerja Indonesia. Affan Kurniawan, pengemudi ojek online sekaligus peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, meninggal dunia saat menjalankan tugas mengantarkan pesanan pelanggan. Ia terjebak dalam aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Data resmi GoTo Group mencatat, Affan masih berstatus mitra aktif dan tengah “on bid” atau menunggu pesanan ketika peristiwa itu terjadi. Aktivitas terakhirnya terekam pada pukul 19.40 WIB.
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Pramudya Iriawan Buntoro, mendatangi kediaman keluarga almarhum pada, Jumat (29/8) pagi untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.
“Kami, keluarga besar BPJS Ketenagakerjaan, turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara kita, almarhum Affan Kurniawan. Beliau adalah pejuang nafkah, yang meninggalkan rumah dengan niat tulus mencari rezeki bagi keluarga. Kehilangan ini tentu berat dan menjadi luka bagi kita semua,” ujar Pramudya.
Ia menegaskan, Affan adalah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sehingga berhak atas perlindungan sosial yang akan diberikan kepada keluarganya.
“Almarhum merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan, tentu santunan yang diterima tidak akan sanggup menggantikan sosok almarhum. Dan saat ini, kami memastikan seluruh hak-hak jaminan sosial ketenagakerjaan segera diterima oleh keluarga. Semoga santunan ini dapat meringankan beban, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, keikhlasan, serta kelapangan hati dalam menghadapi cobaan berat ini,” tambahnya.
Sebagai bentuk perlindungan, ahli waris menerima santunan total Rp70 juta. Rinciannya terdiri dari Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal Dunia sebesar Rp48 juta, Santunan Berkala Rp12 juta, dan biaya pemakaman Rp10 juta.
Musibah tersebut kembali mengingatkan bahwa di balik setiap perjalanan dan setiap pesanan yang sampai di tangan pelanggan, ada pekerja yang berjuang dengan penuh dedikasi.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, Gatot Prabowo, juga menyampaikan belasungkawa.
“Kami turut berduka atas kejadian ini, semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” ucap Gatot.












