Delegasi UCLG ASPAC 2026 Terpukau Pesona Budaya dan Kuliner Pantai Nambo

×

Delegasi UCLG ASPAC 2026 Terpukau Pesona Budaya dan Kuliner Pantai Nambo

Sebarkan artikel ini

Kendari, portal.id – Ratusan delegasi United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026 dari dalam dan luar negeri menikmati suasana hangat dan penuh budaya saat berkunjung ke Pantai Nambo, Sabtu (9/5/2026). Kunjungan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-195 Kota Kendari.

Para tamu internasional disambut dengan jamuan makan siang khas daerah di tepian pantai yang indah. Berbagai kuliner tradisional seperti olahan hasil laut segar, kerang, kabuto, hingga aneka jajanan dan kue tradisional disajikan untuk memperkenalkan cita rasa lokal Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Siska Karina Imran didampingi Akhmad Wiyagus, Hugua, Ketua DPRD Kendari La Ode Inarto, serta jajaran Forkopimda dan kepala OPD lingkup Pemkot Kendari.

Suasana akrab dan santai langsung terasa sejak rombongan tiba di lokasi. Salah satu delegasi bernama Syin tampak antusias menikmati sajian lokal sambil memuji cita rasanya.

“It’s Nice, I Like it, unik food,” ujarnya sambil memperlihatkan hidangan kerang dan kabuto yang disantapnya.

Kehangatan acara semakin terasa dengan penampilan musik tradisional oleh siswa-siswi SDN 06 Kendari. Alunan musik daerah berpadu dengan semilir angin pantai menciptakan suasana yang memikat perhatian para tamu internasional.

Tak hanya menikmati pertunjukan, sejumlah delegasi juga ikut bergabung menarikan Tari Lulo bersama masyarakat dan tamu lainnya. Momen kebersamaan tersebut menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian kegiatan HUT Kota Kendari.

Siska Karina Imran mengatakan, kegiatan ini menjadi strategi penting Pemerintah Kota Kendari dalam memperkenalkan budaya dan potensi daerah ke tingkat internasional.

“Kita ingin tamu-tamu internasional tidak hanya mengikuti forum, tetapi juga merasakan langsung budaya, kuliner, dan suasana Kota Kendari. Ini cara kami menunjukkan identitas, keramahan, dan kekayaan alam yang kami miliki,” ujar Siska.

Selain wisata budaya dan kuliner, kawasan Pantai Nambo juga diramaikan pameran produk UMKM lokal serta hasil pertanian dan pangan daerah. Dalam kesempatan itu, Akhmad Wiyagus meninjau langsung sejumlah stand yang menampilkan beras, telur, bawang, hingga sembako hasil produksi masyarakat.

Ia juga berdialog dengan para pelaku usaha dan mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Kendari dalam mendukung ketahanan pangan dan penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Kunjungan ke Pantai Nambo menutup rangkaian kegiatan dengan kesan mendalam bagi para delegasi. Bagi mereka, Kendari tidak hanya menjadi kota tuan rumah forum internasional, tetapi juga destinasi yang kaya budaya, memiliki panorama alam yang indah, serta masyarakat yang ramah dan terbuka.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id