Menu

Mode Gelap
 

News · 9 Apr 2021 ·

Ekspor Tepung Rumput Laut Asal Bombana ke China Terkendala Izin

 					Atok tepung rumput laut milik PT INRI yang belum bisa ekspor karena terkendala izin Perbesar

Atok tepung rumput laut milik PT INRI yang belum bisa ekspor karena terkendala izin

Bombana, Portal.id – Stok produksi tepung rumput laut milik PT Inti Nusa Raya Indonesia (INRI) yang berdomisi Kabupaten Bombana, Sulawesi tenggara (Sultra) mencapai 70 ton yang rencananya akan di ekspor ke negara tujuan China.

“Saat ini kami memiliki 70 ton tepung rumput laut dalam bentuk Alkali Treated Spinasum Chips (ATSC) tertampung di dalam gudang akibat tidak bisa melakukan ekspor karena terkendala izin,” kata Direktur PT Inti Nusa Raya Indonesia (INRI), George Hutama Riswantyo, Jumat.

Ia mengaku, sudah hampir tiga tahun di ajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan izin ekspor atau register number namun hingga saat pihaknya belum mendapatkannya.

“Kondisi masa Pandemi COVID-19 menjadi salah satu alasan sehingga izin itu belum juga keluar. Sementara negera tujuan ekspor itu ke China,” katanya.

Menurut dia, tidak adanya izin ekspor membuat pihaknya tidak hanya bisa mengirim produk tepung rumput laut, bahkan mengirim sampel pun juga tidak bisa dilakukan.

Dengan alasan itu lah kata dia, sehingga untuk untuk sementara pihaknya harus menurunkan kapasitas produksi dan sudah dipastikan akan menyerap modal meski telah di bantu pihak ketiga namun sudah dipastikan tidak akan berlangsung lama.

“Meskipun market tepung rumput laut saat ini di Indonesia cukup besar. Tetapi kami terpaksa kurangi produksi, karena target utama produksi kami adalah untuk ekspor,” katanya.

Meskpun kran ekspor belum bisa dilakukan karena kendala izin, PT INRI masih terus melakukan produksi dengan menyerap hasil budi daya rumput laut dari para petani, tidak hanya di Bombana tetapi dari beberapa kabupaten lain di Sultra.

Tetapi yang menjadi kendala lain saat ini katanya, adalah kualitas rumput laut yang ada saat ini masih dibawah standar dan pihaknya kesulitan untuk mendapatkan kualitas yang bisa di olah atau di produksi masuk dilevel ekspor.

 

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Malam Tahun Baru 2022 di Kendari, BMKG Berikan Kabar Baik Soal Cuaca

30 Desember 2021 - 17:26

Remaja Diduga Korban Serangan Buaya Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Lasolo

23 Desember 2021 - 12:02

Peringatan Dini Tsunami Pasca Gempa Flores Berakhir, Warga Diminta Tetap Waspada

14 Desember 2021 - 15:47

Erupsi Semeru Tercatat Mulai 1818, Pernah “Ngamuk” Lontarkan 6,4 Juta Kubik Material dan 10 Kilometer Awan Panas

6 Desember 2021 - 16:38

Perahu Rusak Saat Mancing di Laut Bombana, Nelayan Ini Terbawa Arus Hingga ke Muna Barat

6 Desember 2021 - 12:27

Warga Bombana Dilaporkan Hilang Saat Mancing ikan

6 Desember 2021 - 11:53

Trending di News