Kendari, portal.id – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, menggelar lomba fashion show eksekutif dengan tema kemerdekaan selama dua hari 13-14 Agustus 2023 di Aula Dikbud Sultra.
Yang menarik, sebagai model dalam kegiatan yang bertujuan memperkenalkan produk-produk fashion berbahan baku tenun lokal tersebut adalah para kepala sekolah SMA/SKM/SLB se Sultra bersama pasangan masing-masing.
Ketua DWP Dikbud Sulawesi Tenggara, Nurhayati Yusmin, mengatakan lomba fashion show ini digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-78 RI.

“Karena tujuannya perkenalkan tenun lokal, maka peserta fashion show itu wajib mengenakan kain tenun khas Sultra, yakni tenun asal Muna, Buton, Tolaki dan Moronene. Selain itu, peserta juga diwajibkan melakukan kreatifitas pada kain tenun yang dipakainya. Kemudian, dalam kegiatan ini pakaian khas Sulawesi Tenggara diharapkan adanya kolaborasi pakaian khas daerah, baik itu acara formal hingga acara pernikahan, pakaian adat tetap digunakan,” katanya.
Menurut Nurhayati, selain memperkenalkan produk kain tenun lokal Sultra, maka yang terpenting dalam kegiatan ini ada nilai silaturahmi antara sesama kepsek SMA/SMK/SLB se Sultra.
“Adalah silaturahmi yang menuru kami tak kalah penting dari kegiatan ini. karena dihadiri kepala sekolah yang ada di 17 kabupaten/kota bersama pejabat struktural Dikbud Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara, Yusmin, mengaku sangat mengapresiasi langkah yang digagas oleh DWP untuk memperkenalkan kain tenun Sultra melalui kegiatan yang melibatkan para kepala sekolah tersebut.
Ia berkomitmen, bahwa Dikbud Sultra akan mensuport DWP dalam melestarikan budaya yang ada di daerah itu, seperti tenun lokal, tarian maupun budaya khas lainnya yang ada di Bumi Anoa.






