Ekonomi & BisnisNews

Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Edukasi Transaksi Digital untuk Ekonomi Lebih Inklusif

×

Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Edukasi Transaksi Digital untuk Ekonomi Lebih Inklusif

Sebarkan artikel ini
Launching Maimo Sharia Fest 2026 di Lippo Plaza Kendari. Foto: Istimewa.

Portal.id, KENDARI – Perhelatan Sultra Maimo Sharia Fest 2026 tidak sekadar menjadi panggung promosi produk syariah, melainkan instrumen strategis untuk memacu transformasi digital di Sulawesi Tenggara (Sultra). Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Sultra bersama pemerintah daerah menempatkan literasi digital sebagai agenda prioritas guna mendongkrak akses keuangan masyarakat.

Upaya ini menjadi krusial di tengah anomali data nasional. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat pemahaman (literasi) keuangan syariah masyarakat Indonesia telah mencapai 43,42 persen, namun tingkat penggunaan produknya (inklusi) masih tertahan di angka 13,41 persen.

Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan pemanfaatan teknologi adalah kunci utama untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong perluasan penggunaan QRIS serta meningkatkan literasi masyarakat terkait transaksi digital dan pelindungan konsumen,” ujar Edwin dalam gelaran Sultra Maimo Sharia Fest 2026, Jumat (24/4/2026).

Pemanfaatan sistem pembayaran digital seperti QRIS dinilai mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik yang masih menunjukkan performa positif. Di tengah ketidakpastian kondisi global, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh 5,11 persen pada 2025 dan diproyeksikan tetap stabil pada kisaran 4,9 hingga 5,7 persen sepanjang tahun 2026.

Guna memastikan masyarakat siap menghadapi pergeseran ekosistem ini, festival tersebut juga menghadirkan serangkaian gelar wicara (talkshow) interaktif. Fokusnya adalah memberikan edukasi mendalam mengenai keamanan transaksi digital serta prinsip-prinsip ekonomi syariah di era modern.

Edwin menambahkan percepatan transformasi digital ini diharapkan tidak hanya menyentuh sektor formal, tetapi juga merambah pelaku usaha kecil hingga pelosok Sulawesi Tenggara.

Dengan sinergi lintas instansi, festival ini diproyeksikan mampu membuka akses keuangan syariah yang lebih luas, sehingga distribusi kesejahteraan masyarakat dapat lebih merata dan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id