Portal.id, KOLAKA UTARA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) merancang model ekosistem closeloop terintegrasi untuk memperkuat rantai pasok industri kakao dari hulu ke hilir di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).
Skema ini melibatkan kerja sama 12 pihak utama, mencakup lembaga perbankan, perasuransian, penyuluh lapangan, kelompok tani Monapa Bersatu, hingga pembeli siaga (offtaker) dari PT Comextra Majora.
Melalui skema terpadu ini, petani mendapatkan pendampingan budidaya, fasilitas modal kerja, perlindungan jaminan sosial, hingga kepastian penyerapan hasil panen.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menjelaskan bahwa ekosistem ini dibentuk agar petani tidak lagi berjuang sendirian saat menghadapi dinamika pasar dan risiko produksi.
“Dalam ekosistem ini, petani mendapatkan pendampingan teknis secara intensif, memperoleh akses pembiayaan dari IJK yang disesuaikan dengan siklus panen, terlindungi oleh program jaminan sosial serta asuransi pertanian, dan mendapatkan kepastian pasar melalui komitmen offtaker,” kata Bismi melalui siaran persnya, Sabtu (3/9/2026).
Bismi menambahkan, penyaluran kredit produktif dalam skema ini diarahkan langsung untuk pembelian sarana produksi pertanian guna mencegah potensi penyalahgunaan dana untuk kebutuhan konsumtif.












