Portal.id, NASIONAL – Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) syariah mencatatkan laju pertumbuhan paling tinggi dibandingkan sektor lainnya sepanjang tahun 2025. Lembaga perasuransian, penjaminan, hingga pembiayaan berbasis syariah kompak mencatatkan pertumbuhan di atas 10 persen.
Data OJK menunjukkan aset sektor Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) syariah mencapai Rp74,27 triliun atau melejit 10,59 persen secara tahunan. Pada saat yang sama, aset sektor Lembaga Pembiayaan dan Modal Ventura (PVML) syariah merangkak naik ke angka Rp124,51 triliun.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK sekaligus Ketua Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), Dian Ediana Rae, memastikan pihaknya akan terus mengawal tren positif ini melalui penyempurnaan peta jalan sektoral.
“OJK akan terus mengawal pengembangan industri keuangan syariah melalui implementasi berbagai regulasi, roadmap sektoral, serta kebijakan yang mendorong penguatan daya saing industri,” papar Dian dalam melalui siaran pers OJK, Kamis (6/8/2026).
Lonjakan pada sektor non-bank ini mencerminkan diversifikasi kebutuhan finansial masyarakat yang makin meluas ke produk perlindungan dan pembiayaan syariah.












