Portal.id, NASIONAL – Proyek percontohan digitalisasi manajemen peternakan yang digulirkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai menunjukkan hasil nyata di tingkat basis. Jaringan data Enterprise Resource Planning (ERP) kini telah aktif mengintegrasikan operasional lebih dari 10 ribu peternak mandiri yang bernaung di bawah tiga koperasi besar di Jawa Timur (Jatim).
Tiga motor penggerak awal tersebut adalah Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung, Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan, dan KPUD Tani Wilis. Keberhasilan penyatuan data operasional peternak ke dalam sistem pemeringkat kredit alternatif di tiga lembaga ini diproyeksikan bakal menjadi cetak biru nasional untuk memodernisasi sektor UMKM sejenis di seluruh Indonesia.
Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Simrin Singh, menyatakan keberhasilan integrasi skala masif di tingkat akar rumput ini membuktikan efektivitas kolaborasi multipihak dalam meretas batas ekonomi masyarakat.
“Digitalisasi dapat meningkatkan produktivitas, memperluas akses terhadap pembiayaan, memperkuat ketahanan usaha, dan menciptakan peluang kerja yang lebih baik. Kemitraan ini menunjukkan bagaimana inovasi, kebijakan publik, dan kolaborasi multipihak dapat bekerja bersama untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif,” pungkas Simrin dikutip dalam siaran OJK, Jumat (12/6/2026).












