Fokus Redaksi

Kasus Covid-19 yang Melonjak di Kendari Didominasi Klaster Keluarga

×

Kasus Covid-19 yang Melonjak di Kendari Didominasi Klaster Keluarga

Sebarkan artikel ini
Vaksinasi Lansia di Kota Kendari. (Foto: Portal.id)

Portal.id Kendari – Kasus Covid-19 yang melonjak di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara didominasi klaster keluarga. Satgas Covid-19 Kota Kendari mengungkap, 70 persen kasus Covid-19 di Kota Lulo berasal dari klaster keluarga.

Jubir Satgas Percepatan Penangan Covid-19 Kota Kendari, dr.Algazali Amirullah mengatakan, lonjakan kasus Covid-19 di Kota Kendari disebabkan penularan yang bersumber dari lingkungan keluarga.

Ia mengurai, satu anggota keluarga yang terinfeksi setelah berada di luar rumah misalnya, juga akhirnya menulari keluarga lainnya.

“Satu orang inilah yang menjadi sumber penularan,” terang Algazali pada Selasa (6/7/2021).

Untuk pencegahan, pihaknya intens melakukan tracing, testing, dan treatment (3T). Dengan tindakan ini, diharapkan dapat menekan lonjakan kasus Covid-19.

“Testing kami lakukan kepada mereka yang kontak erat. Misalnya dalam satu keluarga ada yang positif, maka seluruh anggota keluarganya kita tracing. Kita rapid test antigen. Jika ada indikasi, kemudian dilanjutkan dengan Swab PCR,” terang dr. Algazali.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg.Rahminingrum mengungkap, peningkatan kasus Covid-19 saat ini karena masifnya penelusuran terhadap kontak erat kasus positif.

Menurutnya, untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Kendari, maka penerapan protokol kesehatan tak boleh dikesampingkan. Selain itu, program vaksinasi mesti dipercepat kepada seluruh masyarakat untuk membentuk kekebalan secara komunal.

Untuk itu, Rahminingrum mengajak seluruh masyarakat Kota Kendari untuk mau melakukan vaksinasi Covid-19.

“Kami membuka kesempatan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat umum yang ingin mendapatkan vaksin. Syaratnya yang penting sudah berusia 18 tahu, sehat jasmani, dan tidak ada komorbid. Itu bisa datang langsung di seluruh fasilitas kesehatan mulai dari rumah sakit dan puskesmas bahkan di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kendari itu kita layani,” kata Rahminingrum.

Untuk diketahui, positif Covid-19 di Kota Kendari sampai 7 Juli 2021 sebanyak 5.413 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.691 kasus dinyatakan sembuh. Sementara yang menjalani perawatan 650 orang. Sedangkan 72 orang meninggal dunia. (p-03)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id