#AdvetorialBombanaEkonomi & BisnisPolitik & PemerintahanSulawesi Tenggara

Lapak Tani Ikhtiar Distan Bombana Stabilkan Harga Bahan Pokok

×

Lapak Tani Ikhtiar Distan Bombana Stabilkan Harga Bahan Pokok

Sebarkan artikel ini
Kadis Pertanian Bombana Muhammad Siarah
Kadis Pertanian Bombana Muhammad Siarah pada Pembukaan Lapak Tani Ramadhan, di Eks Mtq, Ruang Terbuka Hijau ( RTH) Kasipute Kabupaten Bombana. Foto : Ist

BOMBANA, Portal.id – Pemerintah Kabupaten Bombana terus melakukan berbagai langkah antisipatif lonjakan inflasi. Antara lain menggelar operasi pasar, pemerataan distribusi sejumlah komoditas, serta mengoptimalkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi menjadi agenda prioritas bagi kepala daerah.

Sebagai upaya pencegahan inflasi di wilayah Kabupaten Bombana, Pemda Bombana terus menggalakkan program strategis, kali ini melalui Dinas Pertanian Bombana programkan Lapak Tani, dengan menggandeng beberapa pihak, lapak tani atau pasar tani ini menyediakan berbagai tanaman pangan, serta beberapa kebutuhan pokok masyarakat yang kini terjadi lonjakan harga di pasar-pasar tradisional. Diantaranya Telur, cabai, bawang merah dan sebagainya. Upaya tersebut dipercayai mampu menjadi solusi mahalnya harga pada kebutuhan di Kabupaten Bombana.

Sekertaris Daerah (Sekda-Bombana) Man Arfa dalam sambutannya mengatakan, dengan kegiatan lapak tani ini diharapkan akan dapat menumbuhkan kembangkan jiwa usaha di bidang sosial para pelaku pertanian memenuhi dalam rangka kebutuhan bahan pangan masyarakat dengan harga murah di bulan suci ramadhan 1445 hijriah dan sebagai upaya menurunkan tingkat inflasi daerah melalui index perubahan harga.

“Oleh karena itu saya sangat mendukung upaya yang dilakukan oleh dinas Pertanian Bombana untuk menginisiasi kegiatan lapak tani dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha (PT. PAG, Poktan penggilingan padi, Poktan ayam petelur dan Poktan horti),” kata Man Arfa, Selasa, (26/03/2024).

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas Pertanian Bombana Muhammad Siarah, memasuki minggu ke 2 Ramadhan dan menjelang lebaran, harga komoditas pangan mulai meningkat akibat permintaan tinggi dan disisi lain pengaruh transisi cuaca dari Elnino ke Lanina saat ini (curah hujan tinggi pada sentra pangan kita).

“Kondisi ini turut mempengaruhi kualitas dan kuantitas panen petani sehingga menimbulkan gejolak harga pangan dipasaran (Volatile Food) yang tidak bisa dihindari, oleh karena itu Dinas Pertanian Menginisiasi kegiatan Lapak Tani dengan melibatkan partisipasi pelaku usaha (PT. PAG, Poktan Penggilingan Padi, Poktan Ayam Petelur dan Poktan Horti ) dengan menjual harga yang murah dan terjangkau tanpa disubsidi, sehingga dipertengahan dan menjelang Lebaran kesenjangan kebutuhan dan harga Insya Allah dapat kita stabilkan lagi,” pungkas Siarah. (Adv)

Laporan Aldi Dermawan 

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id