Metro KendariPolitik & Pemerintahan

Pj Wali Kota Kendari Minta OPD Segera Lakukan Lelang Dini Kegiatan Strategis

×

Pj Wali Kota Kendari Minta OPD Segera Lakukan Lelang Dini Kegiatan Strategis

Sebarkan artikel ini

Kendari, Portal.id – Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Ridwansyah Taridala memimpin rapat percepatan pengadaan barang dan jasa tahun 2024 di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Kamis (23/11/2023).

Dikesempatan itu, Asmawa Tosepu memerintahkan, agar sejumlah kegiatan strategis di Pemerintah Kota Kendari segera melakukan lelang dini. Hal itu dilakukan karena berdasarkan pengalaman tahun ini terdapat sejumlah kegiatan strategis tidak dikerjakan karena proses yang lambat. Padahal dari sisi anggaran, dananya tersedia.

LTerkait percepatan pengadaan barang dan jasa, Pj Wali Kota Kendari meminta tetap mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 tahun 2022 tentang percepatan peningkatan produk dalam negeri dan produk usaha mikro kecil,” kata Asmawa.

“Minimal 40 persen dalam setiap program kegiatan, komponennya adalah produk dalam negeri, itu satu dulu,”ungkapnya.

“Kemudian peningkatan porsi belanja untuk UMKM, yang ketiga adalah percepatan penyerapan APBD,” tambahnya.

Orang nomor satu di Kota Kendari ini menambahkan, terkait percepatan penyerapan APBD ini, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) mengeluarkan surat edaran tentang percepatan pengadaan barang dan jasa. 

Mengacu pada ketentuan itu, Pj Wali Kota Kendari memberikan batas waktu paling lambat 30 November 2023 Rencana Umum Pengadaan Barang dan Jasa (RUP) sudah diumumkan.

“Kriteria lelang dini yakni, barang/jasa harus tersedia di awal tahun 2024, contohnya sewa kendaraan dinas, cleaning service, internet. Jangan Maret baru dilelang terus Januari-Februari Dukcapil mau pake apa jaringannya,” tegasnya.

Kriteria lelang dini selanjutnya yakni, barang dan jasa yang durasi pekerjaannya cukup panjang (paling kurang 10 bulan), barang jasa dalam rangka meningkatkan pelayanan publik atau harus segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Kepala Biro Umum Kemendagri ini yakin, jika APBD dilaksanakan lebih cepat, transparan dan akuntabel, maka perputaran ekonomi masyarakat juga ikut bergerak.

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan ikuti WhatsApp channel portal.id